Kau lewat
in a sneeze
dalam sekejap
that time turned
yang waktu berubah
into wind rushing
menjadi angin yang bergegas
under leaves
di bawah daun-daun
to quietly incite
untuk dengan tenang membangkitkan
then it burst from me
lalu itu meledak dari dalam diriku
as I gathered flowers
saat aku memetik bunga-bunga
falling for the breeze
jatuh tertiup angin
breath in your smile
hirup senyummu
behind a tree
di balik pohon
blended with petals
bercampur dengan kelopak
and dreams
dan mimpi-mimpi
but you won't notice
tapi kau takkan menyadari
until the fall
hingga musim gugur
when you come to see
ketika kau datang untuk melihat
the girl left behind
gadis yang tertinggal
leaves
daun-daun