Benar cintaku, tapi angin dingin
That howls against the cabin door
Yang melolong di depan pintu kabin
Sweet the night, but cruel the day
Malam ini manis, tapi hari ini kejam
That comes to take my love away
Yang datang untuk membawa cintaku pergi
The fire-light now flickering down
Cahaya api kini berkelap-kelip
Across the room, the sickle moon
Di seberang ruangan, bulan sabit
Casting slim and faint reprieve
Memberikan sedikit kelegaan yang samar
Upon my love, still fast asleep
Pada cintaku, yang masih tertidur lelap
Darkness, darkness bind him to me
Kegelapan, kegelapan mengikatnya padaku
Hide him in your velvet cloak
Sembunyikan dia dalam jubah beludrimu
Come the dawn he’ll rise and go
Saat fajar tiba, dia akan bangkit dan pergi
A-marching to Fenario
Berbaris menuju Fenario
Brave my love, but false the King
Cintaku yang berani, tapi raja itu palsu
False his wars, and false his dawn
Perang yang dia lakukan, dan fajar yang dia bawa palsu
Damn the gray that gains the sky
Kutuklah abu-abu yang menguasai langit
Damn the sun, the King’s cold eye
Kutuklah matahari, mata dingin sang raja
Darkness, darkness bind him to me
Kegelapan, kegelapan mengikatnya padaku
Hide him in your velvet cloak
Sembunyikan dia dalam jubah beludrimu
Come the dawn he’ll rise and go
Saat fajar tiba, dia akan bangkit dan pergi
A-marching to Fenario
Berbaris menuju Fenario
Stay, O sweet, and do not rise
Tinggallah, oh manis, dan jangan bangkit
The light that shines comes from thine eyes
Cahaya yang bersinar berasal dari matamu
The day breaks not, it is my heart
Hari tidak terbit, itu adalah hatiku
Because that you and I must part
Karena kita harus berpisah
Darkness, darkness bind him to me
Kegelapan, kegelapan mengikatnya padaku
Hide him in your velvet cloak
Sembunyikan dia dalam jubah beludrimu
Come the dawn he’ll rise and go
Saat fajar tiba, dia akan bangkit dan pergi
A-marching to Fenario
Berbaris menuju Fenario