Sayangku, maafkan aku tidak menuliskanmu lebih awal
Even though I always wanted to, I could not
Walaupun aku selalu ingin, aku tidak bisa
What can I say? I'm a little slow
Apa yang bisa kukatakan? Aku agak lambat
It took me all these years to learn your beautiful language
Butuh bertahun-tahun bagiku untuk belajar bahasamu yang indah
And still not well enough
Dan masih belum cukup baik
So I offer you my first attempt
Jadi aku tawarkan padamu usaha pertamaku
A simple song which says only that I love you
Sebuah lagu sederhana yang hanya mengatakan bahwa aku mencintaimu
Already problems present themselves:
Masalah sudah muncul:
Your reflexive pronouns,
Kata ganti refleksifmu,
Your accords [of gender and number]
Kesepakatanmu [tentang gender dan jumlah]
Your accents
Aksentuasi yang kamu punya
Not to mention your subjunctive
Belum lagi subjuntifmu
That fascinating, esoteric, impenetrable mystery
Misteri yang menarik, esoterik, dan tak terjangkau itu
Which for the moment I don't need to use
Yang untuk saat ini tidak perlu aku gunakan
Because my love is so certain
Karena cintaku sangat pasti
(Chorus)
(Reff)
Let's pass our nights whispering,
Mari kita habiskan malam kita dengan berbisik,
Conjugating your beautiful verbs
Mengkonjugasi kata kerjamu yang indah
Let's begin - you have so many:
Mari kita mulai - kamu punya banyak:
I live, you live, we will live
Aku hidup, kamu hidup, kita akan hidup
I love, you love, we will love
Aku cinta, kamu cinta, kita akan cinta
To leave, to return, to stay
Pergi, kembali, tinggal
And, of course, to whisper
Dan, tentu saja, untuk berbisik
I love you
Aku mencintaimu