Tatap mataku
Rake your nails across my skin
Goreskan kukumu di kulitku
I know the reason embers of you scatter as you breathe
Aku tahu alasan serpihan dirimu tersebar saat kau bernapas
(embers of you scatter when)
(serpihan dirimu tersebar saat)
The life you knew disappears
Hidup yang kau kenal menghilang
In its wake with one skin
Meninggalkanmu dengan satu kulit
(in its wake your standing in)
(meninggalkanmu dalam keadaan ini)
As paper I cut your life
Seperti kertas, aku potong hidupmu
(and in paper i cut your life)
(dan dalam kertas aku potong hidupmu)
Follow the outline that you traced
Ikuti garis yang kau buat
(Embers of you scatter when)
(Serpihan dirimu tersebar saat)
The life you knew disappears
Hidup yang kau kenal menghilang
In its wake you stand with one skin that you do not own
Meninggalkanmu berdiri dengan satu kulit yang bukan milikmu
(in its wake your standing in..
(meninggalkanmu dalam keadaan ini..
as these waves break, there is things i'll miss, things i miss,
Saat gelombang ini pecah, ada hal-hal yang akan aku rindukan, hal-hal yang aku rindukan,
and i'm feeling fake, with my whole life on your lips)
dan aku merasa palsu, dengan seluruh hidupku di bibirmu)
The sky is closed today
Langit tertutup hari ini
So here i sit, waiting
Jadi di sini aku duduk, menunggu
For a word that is hidden in Clouds
Untuk sebuah kata yang tersembunyi di awan
To take me back from here
Untuk membawaku kembali dari sini
(I'm hoping that this fever breaks when this smile spites my face)
(Aku berharap demam ini reda saat senyum ini mencibir wajahku)
Somewhere
Di suatu tempat
Take me back
Bawaku kembali
To a place
Ke suatu tempat
I will not
Yang tidak akan
Feel as you
Merasa seperti dirimu
Somewhere
Di suatu tempat
Anywhere
Di mana saja
Far away from the offline of you
Jauh dari ketidakaktifan dirimu