Dari dalam peti plastik ini, aku menghirup napas pertamaku,
and choked on it
dan tercekik karenanya.
I thought if im loud enough maybe they'll open it up...
Kupikir, jika aku bersuara cukup keras, mungkin mereka akan membukanya...
So i sang for centuries until they unzipped the bag so i could see
Jadi aku bernyanyi selama berabad-abad sampai mereka membuka kantongnya agar aku bisa melihat
The world which i awaited was the same thing
Dunia yang kutunggu ternyata sama saja.
[Chorus]
Is there a mother, does she carry my brothers?
Apakah ada seorang ibu, apakah dia menggendong saudaraku?
Is she pregnant with more blank canvases?
Apakah dia hamil dengan lebih banyak kanvas kosong?
Is there an artist who can stab his brush through the fabric
Apakah ada seniman yang bisa menusukkan kuasnya melalui kain
and tear open their chests and fix such an unfixable mess?
dan merobek dada mereka untuk memperbaiki kekacauan yang tak bisa diperbaiki ini?
I must defend that im not a corpse
Aku harus membela bahwa aku bukan mayat
But a newborn
Tapi seorang bayi yang baru lahir
Because no matter how loudly i sang you still mourned
Karena seberapa keras pun aku bernyanyi, kau tetap berduka.
But i still sang for centuries until they unzipped the bag so i could see
Tapi aku tetap bernyanyi selama berabad-abad sampai mereka membuka kantongnya agar aku bisa melihat
The world which i awaited was the same thing
Dunia yang kutunggu ternyata sama saja.
[Chorus]
Is there a mother, does she carry my brothers?
Apakah ada seorang ibu, apakah dia menggendong saudaraku?
Is she pregnant with more blank canvases?
Apakah dia hamil dengan lebih banyak kanvas kosong?
Is there an artist who can stab his brush through the fabric
Apakah ada seniman yang bisa menusukkan kuasnya melalui kain
and tear open their chests and fix such an unfixable mess?
dan merobek dada mereka untuk memperbaiki kekacauan yang tak bisa diperbaiki ini?