Kami adalah dua pelaut
Our ship's sole survivors
Satu-satunya yang selamat dari kapal kami
In this belly of a whale
Di dalam perut ikan paus ini
It's ribs are ceiling beams
Rib-ribnya adalah balok langit-langit
It's guts are carpeting
Ususnya adalah karpet
I guess we have some time to kill
Sepertinya kita punya waktu untuk dihabiskan
You may not remember me
Mungkin kau tidak ingat aku
I was a child of three
Aku adalah anak berumur tiga tahun
And you, a lad of eighteen
Dan kau, seorang pemuda berumur delapan belas
But, I remember you
Tapi, aku ingat padamu
And I will relate to you
Dan aku akan menceritakan padamu
How our histories interweave
Bagaimana sejarah kita saling terkait
At the time you were
Saat itu kau adalah
A rake and a roustabout
Seorang penggoda dan pengembara
Spending all your money
Menghabiskan semua uangmu
On the whores and hounds
Untuk pelacur dan anjing
(oh, oh)
(oh, oh)
You had a charming air
Kau punya pesona yang menawan
All cheap and debonair
Semua terlihat murahan dan percaya diri
My widowed mother found so sweet
Ibu jandaku merasa itu manis
And so she took you in
Dan dia menerimamu
Her sheets still warm with him
Selimutnya masih hangat karena dia
Now filled with filth and foul disease
Kini dipenuhi kotoran dan penyakit jahat
As time wore on you proved
Seiring waktu berlalu, kau terbukti
A debt-ridden drunken mess
Seorang pemabuk yang terjebak utang
Leaving my mother
Meninggalkan ibuku
A poor consumptive wretch
Seorang wanita malang yang sakit parah
(oh, oh)
(oh, oh)
And then you disappeared
Dan kemudian kau menghilang
Your gambling arrears
Utang judi yang kau tinggalkan
The only thing you left behind
Satu-satunya yang kau tinggalkan
And then the magistrate
Dan kemudian hakim
Reclaimed our small estate
Mengambil kembali harta kecil kami
And my poor mother lost her mind
Dan ibuku yang malang kehilangan akal sehat
Then, one day in spring
Kemudian, suatu hari di musim semi
My dear sweet mother died
Ibu tercintaku meninggal
But, before she did
Tapi, sebelum itu
I took her hand as she, dying, cried:
Aku menggenggam tangannya saat dia, sekarat, menangis:
(oh, oh)
(oh, oh)
"Find him, Bind him
"Temukan dia, ikat dia
Tie him to a pole and break
Ikat dia ke tiang dan patahkan
His fingers to splinters
Jarinya menjadi serpihan
Drag him to a hole until he
Seret dia ke lubang sampai dia
Wakes up naked
Bangun telanjang
Clawing at the ceiling
Menggaruk langit-langit
Of his grave"
Dari kuburnya"
It took me fifteen years
Butuh waktu lima belas tahun bagiku
To swallow all my tears
Untuk menahan semua air mataku
Among the urchins in the street
Di antara anak-anak jalanan
Until a priory
Sampai sebuah biara
Took pity and hired me
Mengasihani dan mempekerjakanku
To keep their vestry nice and neat
Untuk menjaga ruang ibadah mereka rapi dan bersih
But, never once in the employ
Tapi, tak pernah sekalipun dipekerjakan
Of these holy men
Oleh orang-orang suci ini
Did I ever, once turn my mind
Aku pernah, sekali pun, berpaling dari pikiran
From the thought of revenge
Akan balas dendam
(oh, oh)
(oh, oh)
One night I overheard
Suatu malam aku mendengar
The prior exchanging words
Prior berbincang
With a penitent whaler from the sea
Dengan seorang pemburu paus yang bertobat dari laut
The captain of his ship
Kapal kaptennya
Who matched you toe to tip
Yang sebanding denganmu
Was known for a wanton cruelty
Dikenal karena kekejaman yang melampaui batas
The following day
Hari berikutnya
I shipped to sea
Aku berlayar ke laut
With a privateer
Dengan seorang pembajak
And in the whistle
Dan dalam desiran
Of the wind
Angin
I could almost hear
Aku hampir bisa mendengar
(oh, oh)
(oh, oh)
"Find him, Bind him
"Temukan dia, ikat dia
Tie him to a pole and break
Ikat dia ke tiang dan patahkan
His fingers to splinters
Jarinya menjadi serpihan
Drag him to a hole until he
Seret dia ke lubang sampai dia
Wakes up naked
Bangun telanjang
Clawing at the ceiling
Menggaruk langit-langit
Of his grave
Dari kuburnya
There is one thing I must say to you
Ada satu hal yang harus kukatakan padamu
As you sail across the sea
Saat kau berlayar melintasi lautan
Always, your mother will watch over you
Selalu, ibumu akan menjagamu
As you avenge this wicked deed"
Saat kau membalas perbuatan jahat ini"
And then, that fateful night
Dan kemudian, malam yang menentukan itu
We had you in our sight
Kami melihatmu
After twenty months, it seemed
Setelah dua puluh bulan, sepertinya
Your starboard flank abeam
Sisi kananmu sejajar
I was getting my muskets clean
Aku sedang membersihkan senapan
When came this rumbling from beneath
Ketika terdengar gemuruh dari bawah
The ocean shook
Laut bergetar
The sky went black
Langit menjadi gelap
And the captain quailed
Dan kapten ketakutan
And before us grew
Dan di depan kami tumbuh
The angry jaws
Rahang marah
Of a giant whale
Dari ikan paus raksasa
(oh..)
(oh..)
Don't know how I survived
Tidak tahu bagaimana aku selamat
The crew all was chewed alive
Seluruh kru digigit hidup-hidup
I must have slipped between his teeth
Aku pasti selip di antara giginya
But, oh, what providence
Tapi, oh, betapa beruntungnya
What divine intelligence
Betapa cerdasnya takdir
That you should survive
Bahwa kau juga selamat
As well as me
Seperti aku
It gives my eye great joy
Memberikan kebahagiaan besar padaku
To see your eyes fill with fear
Melihat matamu dipenuhi ketakutan
To lean in close
Mendekatlah
And I will whisper
Dan aku akan berbisik
The last words you'll hear
Kata-kata terakhir yang akan kau dengar
(oh, oh)
(oh, oh)