Jalan tol sepi di tepi laut
sento il cuore piĂą forte di questo motore.
Aku merasakan jantungku berdegup lebih kencang dari mesin ini.
Sigarette mai spente sulla radio che parla
Rokok yang tak pernah padam di radio yang berbicara
io che guido seguendo le luci dell'alba.
aku yang mengemudi mengikuti cahaya fajar.
Lo so lo sai, la mente vola fuori dal tempo
Aku tahu, kau tahu, pikiran melayang keluar dari waktu
e si ritrova sola
dan menemukan diri sendiri sendirian
senza piĂą corpo
tanpa tubuh lagi
né prigioniera nasce l'aurora ...
tak terkurung, fajar pun lahir...
Tu sei dentro di me, come l'alta marea
Kau ada di dalam diriku, seperti pasang tinggi
che scompare riappare portandoti via
yang menghilang, muncul kembali membawamu pergi
Sei il mistero profondo la passione l'idea
Kau adalah misteri yang dalam, hasrat, ide
sei l'immensa paura che tu non sia mia
kau adalah ketakutan besar bahwa kau bukan milikku
Lo so lo sai il tempo vola, ma quanta strada per rivederti ancora,
Aku tahu, kau tahu, waktu berlalu, tapi betapa jauh untuk melihatmu lagi,
per uno sguardo,
untuk satu tatapan,
per il mio orgoglio ... quanto ti voglio!
untuk harga diriku... betapa aku menginginkanmu!
Tu sei dentro di me, come l'alta marea
Kau ada di dalam diriku, seperti pasang tinggi
che riappare scompare portandomi via.
yang muncul kembali, menghilang membawaku pergi.
Sei il mistero profondo, la passione l'idea,
Kau adalah misteri yang dalam, hasrat, ide,
sei l'immensa paura che tu non sia mia ...
kau adalah ketakutan besar bahwa kau bukan milikku...
Lo so lo sai, il tempo vola, ma quanta strada
Aku tahu, kau tahu, waktu berlalu, tapi betapa jauh
per rivederti ancora, per uno sguardo,
untuk melihatmu lagi, untuk satu tatapan,
per il mio orgoglio - quanto ti voglio!
untuk harga diriku - betapa aku menginginkanmu!