I walk along the street of sorrow,
Aku berjalan di jalan kesedihan,
The boulevard of broken dreams.
Jalanan impian yang patah.
Where gigolo and gigolette
Tempat para gigolo dan gigolette
Can take a kiss without regret
Bisa mencuri ciuman tanpa rasa penyesalan
So they forget their broken dreams.
Agar mereka melupakan impian yang hancur.
You laugh tonight and cry tomorrow,
Kau tertawa malam ini dan menangis esok hari,
When you behold your shattered dreams.
Saat kau melihat impianmu yang hancur.
And gigolo and gigolette
Dan para gigolo dan gigolette
Awake to find their eyes are wet
Terbangun dan mendapati mata mereka basah
With tears that tell of broken dreams.
Dengan air mata yang menceritakan tentang impian yang patah.
Here is where you'll always find me,
Di sinilah kau selalu bisa menemukanku,
Always walking up and down.
Selalu berjalan mondar-mandir.
But I left my soul behind me
Tapi aku meninggalkan jiwaku di belakangku
In an old cathedral town.
Di sebuah kota katedral yang tua.
The joy you find here, you borrow,
Kebahagiaan yang kau temukan di sini, kau pinjam,
You cannot keep it long, it seems.
Sepertinya tak bisa kau simpan lama.
But gigolo and gigolette
Namun gigolo dan gigolette
Still sing a song and dance along
Masih menyanyikan lagu dan berdansa
The boulevard of broken dreams.
Di jalanan impian yang patah.
~Interlude~
Here is where you'll always find me,
Di sinilah kau selalu bisa menemukanku,
Always walking up and down.
Selalu berjalan mondar-mandir.
But I left my soul behind me
Tapi aku meninggalkan jiwaku di belakangku
In an old cathedral town.
Di sebuah kota katedral yang tua.
The joy you find here, you borrow,
Kebahagiaan yang kau temukan di sini, kau pinjam,
You cannot keep it long, it seems.
Sepertinya tak bisa kau simpan lama.
But gigolo and gigolette
Namun gigolo dan gigolette
Still sing a song and dance along
Masih menyanyikan lagu dan berdansa
The boulevard of broken dreams.
Di jalanan impian yang patah.