Dua Jane berlari di sepanjang rel
Saying "We don't want to live this way
Bilang "Kami nggak mau hidup kayak gini
Ain't never coming back"
Nggak akan pernah kembali"
Jane number one looked as happy as can be
Jane yang pertama terlihat sebahagia mungkin
Jane number two knew what could set them free
Jane yang kedua tahu apa yang bisa membebaskan mereka
Too many nights hiding under beds
Terlalu banyak malam bersembunyi di bawah tempat tidur
Too many fears to fill their pretty heads
Terlalu banyak ketakutan yang memenuhi kepala cantik mereka
Everyboy knows they must have been insane
Semua orang tahu mereka pasti sudah gila
So goes the tale of two Janes
Begitulah kisah dua Jane
Tears falling down behind the bedroom door
Air mata jatuh di balik pintu kamar
"No matter how I try, I just don't know what for
“Entah seberapa keras aku berusaha, aku nggak tahu untuk apa
Too many times, I'm banging into walls
Terlalu sering, aku menabrak dinding
Too many times, I cry but no one ever calls"
Terlalu sering, aku menangis tapi nggak ada yang menelepon"
Everyboy knows they must have been insane
Semua orang tahu mereka pasti sudah gila
So goes the tale of two Janes
Begitulah kisah dua Jane
Jane number one is standing at the gate
Jane yang pertama berdiri di gerbang
Jane number two has the key that holds their fate
Jane yang kedua memegang kunci yang menentukan nasib mereka
Too many angels with brand new silken wings
Terlalu banyak malaikat dengan sayap sutra baru
Too many cries for love but no one hears a thing
Terlalu banyak jeritan minta cinta tapi nggak ada yang mendengar
Everyboy knows they must have been insane
Semua orang tahu mereka pasti sudah gila
So goes the tale of two Janes
Begitulah kisah dua Jane
Everyboy knows they must have been insane
Semua orang tahu mereka pasti sudah gila
So goes the tale of two Janes
Begitulah kisah dua Jane