Kereta membunyikan peluit sebelum berangkat,
But no word or warning do you say.
Tapi kamu tidak mengucapkan sepatah kata pun sebagai peringatan.
one minute right beside me, another you’re a thousand miles away.
Satu menit di sampingku, tiba-tiba kamu seribu mil jauhnya.
Well I felt such a shaking and I heard such a whirr
Aku merasakan getaran dan mendengar suara berputar,
And I swore we were moving fast enough to blur.
Dan aku bersumpah kita bergerak cukup cepat hingga semuanya menjadi kabur.
then I opened up my eyes and found that we’re right back where we were.
Kemudian aku membuka mata dan mendapati kita kembali ke tempat semula.
Baby you’re no train, you’re the track.
Sayang, kamu bukan kereta, kamu adalah relnya.
Always running away, always running back.
Selalu pergi menjauh, selalu kembali lagi.
baby you’re no train, you’re the steam blowing by.
Sayang, kamu bukan kereta, kamu adalah uap yang berlalu.
How I longed for the journey, and those far distant lands,
Betapa aku merindukan perjalanan dan negeri yang jauh itu,
I believed all your promises and plans.
Aku percaya semua janji dan rencanamu.
Now I’m standing at the station with a lonely ticket in my hand.
Sekarang aku berdiri di stasiun dengan tiket kesepian di tanganku.
Baby you’re no train, you’re the track.
Sayang, kamu bukan kereta, kamu adalah relnya.
Always running away and running back.
Selalu pergi menjauh dan kembali lagi.
Baby you’re no train, you’re the silence behind.
Sayang, kamu bukan kereta, kamu adalah kesunyian yang mengikutiku.
So roll on.
Jadi teruslah bergerak.