On a grassy knoll with a rifle in hand
Di atas bukit rumput dengan senapan di tangan
Cupid cleans his little scope and calmly aims at a man
Cupid membersihkan bidikannya dan dengan tenang mengarahkan ke seorang pria
He had no plans of fallin', dreams of ballin'
Dia tidak punya rencana untuk jatuh, mimpi untuk bersenang-senang
Glorified call girls callin'
Cewek-cewek glamor yang menghubungi
Numb to strength, but loves endorphins
Beku terhadap kekuatan, tapi cinta akan endorfin
Lust engulfin', yeah, I'm lost in here
Nafsu melanda, ya, aku tersesat di sini
But I'll find my way, I swear
Tapi aku akan menemukan jalanku, aku bersumpah
Through all the fog, I stare
Melalui semua kabut, aku menatap
Dropped off this cross I bear
Menjatuhkan beban yang kutanggung ini
And chopped off my head
Dan memenggal kepalaku
And tossed it back there somewhere
Dan melemparkannya ke sana entah di mana
Now I'm headed home, my dear
Sekarang aku menuju rumah, sayang
And I brought a poem to share
Dan aku membawa sebuah puisi untuk dibagikan
And here's what it said
Dan inilah yang tertulis
Love is a candlewick in rain
Cinta adalah sumbu lilin di tengah hujan
After the storm, we're still aflame, oh
Setelah badai, kita masih menyala, oh
I lied, love has been called a losin' game
Aku berbohong, cinta telah disebut sebagai permainan yang kalah
But the more that I love, the more I gain
Tapi semakin aku mencintai, semakin banyak yang kuterima
[Outro]
Woah (Ooh)
Woah (Ooh)