Aku merasakanmu menjauh, jauh dariku, semakin jauh.
You seem to drift.
Kau sepertinya melayang.
I caught myself wishing you back.
Aku mendapati diriku berharap kau kembali.
As I fight to catch you.
Saat aku berjuang untuk menangkapmu.
Anger, wells inside me.
Kemarahan, berkumpul di dalam diriku.
I see me, frowning in your eyes.
Aku melihat diriku, cemberut di matamu.
I see, the fear in you, where none should ever be.
Aku melihat, ketakutan di dirimu, di tempat yang seharusnya tidak ada.
I am here for you, as I strive to grab you.
Aku ada di sini untukmu, saat aku berusaha meraihmu.
I see my reflection and the pain scripted across my face, set in stone.
Aku melihat refleksiku dan rasa sakit yang tertulis di wajahku, terukir abadi.
Anger, wells inside me.
Kemarahan, berkumpul di dalam diriku.
I see me, frowning in your eyes.
Aku melihat diriku, cemberut di matamu.
Far away from me, further from me.
Jauh dariku, semakin jauh.
You seem to drift (Far away).
Kau sepertinya melayang (Jauh sekali).
I caught myself wishing you back.
Aku mendapati diriku berharap kau kembali.
As I fight to catch you.
Saat aku berjuang untuk menangkapmu.
Slap me, punch me, stab me, kick me, burn me, crucify me, kill me.
Pukul aku, tampar aku, tusuk aku, tendang aku, bakar aku, salibkan aku, bunuh aku.
Fuck you, hate you, love you, hate myself.
Sialan kau, benci padamu, cinta padamu, benci pada diriku sendiri.
You are nothing to me.
Kau tidak ada artinya bagiku.
I am everything to you.
Aku segalanya bagimu.
You are nothing to me.
Kau tidak ada artinya bagiku.
I put the fear in you where none should ever be.
Aku menanamkan ketakutan di dirimu di tempat yang seharusnya tidak ada.
I am everything to you.
Aku segalanya bagimu.