Aku mendengar suara peluit peringatan berbunyi.
I knew that train was comin' fast.
Aku tahu kereta itu datang dengan cepat.
The sound of the wheels was hypnotisin':
Suara roda-roda itu sangat memikat:
I could not move from it's path:
Aku tidak bisa bergerak dari jalurnya:
I just stood there, glued to the tracks.
Aku hanya berdiri di sana, terpaku di rel.
It was a long time comin':
Ini sudah lama ditunggu:
She was a heartbreak waitin' to happen,
Dia adalah patah hati yang sudah ditunggu-tunggu,
An' I went right along.
Dan aku ikut saja.
It was a long time comin'.
Ini sudah lama ditunggu.
Before I knew what hit me, she was gone:
Sebelum aku tahu apa yang menghantamku, dia sudah pergi:
She was so gone.
Dia benar-benar pergi.
Those cold black eyes that burned right through me,
Mata hitam dingin itu menembus diriku,
Could melt a heart of steel.
Bisa melelehkan hati yang terbuat dari baja.
I just pulled her closer to me,
Aku hanya menariknya lebih dekat padaku,
'Cause I loved the way it made me feel,
Karena aku suka cara itu membuatku merasa,
Underneath her wheels.
Di bawah roda-rodanya.
It was a long time comin':
Ini sudah lama ditunggu:
She was a heartbreak waitin' to happen,
Dia adalah patah hati yang sudah ditunggu-tunggu,
An' I went right along.
Dan aku ikut saja.
It was a long time comin'.
Ini sudah lama ditunggu.
Before I knew what hit me, she was gone:
Sebelum aku tahu apa yang menghantamku, dia sudah pergi:
She was so gone.
Dia benar-benar pergi.
It was a long time comin'.
Ini sudah lama ditunggu.
Before I knew what hit me, she was gone:
Sebelum aku tahu apa yang menghantamku, dia sudah pergi:
Before I knew what hit me, she was gone:
Sebelum aku tahu apa yang menghantamku, dia sudah pergi:
She was so gone,
Dia benar-benar pergi,
So gone.
Begitu pergi.
So gone.
Begitu pergi.