Lirik Baik-baik Saja

Sepertinya kau lupa beri tahu aku cara menjadi dewasa yang sebenarnya
Bentuk hidungku persis sepertimu
Keahlian terpendammu juga kau turunkan padaku
Tak jauh berbeda, pandai pendam kecewa

Walau begitu ku tak sekuat dirimu, seiring kutumbuh
Kutemukan perasaan baru
Dan aku takut kehilanganmu
Semoga panjang umurmu, jangan tinggalkanku lebih dulu

Ingat dahulu saat kita melintasi kota
Kupeluk erat lingkar perutmu, tak mau jauh darimu
Ingin kubeli mesin waktu
'Tuk kembali ke masa saat segalanya terasa lebih sederhana

Walau begitu ku tak sekuat dirimu, sеiring kutumbuh
Kutemukan perasaan baru
Dan aku takut kau tak maafkan kekuranganku
Jauh dari kata sеmpurna

Tersadar bagimu ini kali pertama
Begitu pun juga aku kan berusaha
Kadang cinta tak pandai bicara
Dan kita mencoba 'tuk terbiasa
Temani aku, lalui berbagai lika-liku
Kisah dan rahasia yang mungkin berbeda dari mereka
Maukah kau bisikkan padaku kata-kata bijak dan indah?
Bahwa aku kan baik-baik saja, kita akan baik-baik saja

(Baik-baik, baik-baik saja)
(Baik-baik, baik-baik saja)
(Baik-baik, baik-baik saja)
(Baik-baik, baik-baik saja)

Makna di balik lagu 'Baik-baik Saja'

Baik-baik Saja mengusung tema tentang proses seseorang saat mulai dewasa dan perlahan sadar kalau orang tuanya juga semakin bertambah usia. Lagu ini menggambarkan rasa takut kehilangan orang tua sekaligus kenyataan bahwa anak sering tanpa sadar mewarisi sifat mereka, termasuk kebiasaan memendam rasa kecewa sendiri.

Di liriknya, sang anak menyadari kalau dirinya punya banyak kemiripan dengan orang tuanya, baik dari sikap maupun cara menghadapi masalah. Salah satunya adalah terbiasa menyimpan rasa sedih atau kecewa tanpa banyak bicara. Semakin dewasa, muncul juga rasa cemas dan ketakutan suatu hari harus berpisah dengan orang tua.

Lirik Lagu Biru Baru

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru