Itu adalah akhir pekan Hari Buruh, aku berusia tujuh belas,
I bought a coke and some gasoline,
Aku beli soda dan sedikit bensin,
and I drove out to the county fair.
Dan aku pergi ke pameran daerah.
When I saw her for the first time,
Saat aku melihatnya untuk pertama kali,
she was standin' there in that ticket line,
Dia berdiri di antrean tiket itu,
and it all started right then and there,
Dan semuanya dimulai saat itu juga,
Oh a sailers sky made a perfect sun set,
Oh, langit pelaut menciptakan matahari terbenam yang sempurna,
and that's a day I'll never forget
Dan itu adalah hari yang takkan pernah aku lupakan.
I had a barbeque stain on my white t-shirt,
Aku punya noda BBQ di kaos putihku,
she was killin' me in that mini skirt,
Dia bikin aku terpesona dengan rok mini itu,
skippin' rocks on the river by the railroad tracks,
Melempar batu di sungai dekat rel kereta,
she had a sun tan line and red lipstick,
Dia punya garis cokelat matahari dan lipstik merah,
I worked so hard for that first kiss,
Aku berjuang keras untuk ciuman pertama itu,
and a heart don't forget somethin' like that
Dan hati tidak akan melupakan sesuatu seperti itu.
It was five years later on a south bound plane I was,
Lima tahun kemudian, aku ada di pesawat menuju selatan,
headin' down to New Orleans,
Menuju New Orleans,
to meet some friends of mine for the Mardi Gras,
Untuk bertemu beberapa temanku di Mardi Gras,
when I heard a voice from the past,
Saat aku mendengar suara dari masa lalu,
comin' from a few rows back,
Datang dari beberapa baris di belakang,
and when I looked, I couldn't believe just I what saw,
Dan saat aku melihat, aku tidak bisa percaya apa yang kulihat,
she said I bet you don't remember me,
Dia bilang, "Aku yakin kamu tidak ingat aku,"
and I said, only every other memory
Dan aku bilang, "Hanya setiap ingatan yang lain."
I had a barbeque stain on my white t-shirt,
Aku punya noda BBQ di kaos putihku,
you were killin' me in that mini skirt,
Kamu bikin aku terpesona dengan rok mini itu,
skippin' rocks on the river by the railroad tracks,
Melempar batu di sungai dekat rel kereta,
you had a sun tan line and red lipstick,
Kamu punya garis cokelat matahari dan lipstik merah,
I worked so hard for that first kiss,
Aku berjuang keras untuk ciuman pertama itu,
and a heart don't forget somethin' like that
Dan hati tidak akan melupakan sesuatu seperti itu.
Like an old photograph time could make us feel in pain,
Seperti foto lama, waktu bisa membuat kita merasa sakit,
but the memory of the first love, never fades away
Tapi kenangan cinta pertama, tidak akan pernah pudar.
I had a barbeque stain on my white t-shirt,
Aku punya noda BBQ di kaos putihku,
she was killin' me in that mini skirt,
Dia bikin aku terpesona dengan rok mini itu,
skippin' rocks on the river by the railroad tracks,
Melempar batu di sungai dekat rel kereta,
she had a sun tan line and red lipstick,
Dia punya garis cokelat matahari dan lipstik merah,
I worked so hard for that first kiss,
Aku berjuang keras untuk ciuman pertama itu,
and a heart don't forget noooo, a heart don't forget,
Dan hati tidak akan melupakan, tidak, hati tidak akan melupakan,
I said a heart don't forget somethin' like that
Aku bilang, hati tidak akan melupakan sesuatu seperti itu.
Oh like somethin' like that
Oh, seperti sesuatu seperti itu.