Aku berumur 18 tahun, hanya seorang relawan penelitian;
I walked home from the TCBY each night with no fear.
Setiap malam aku pulang dari TCBY tanpa rasa takut.
One particular starry 11 o’clock
Suatu malam yang berbintang pada pukul 11
I went down by the water;
Aku pergi ke tepi air;
an old man with a burlap bag
seorang kakek dengan tas goni
said How you doin’ my daughter.
bilang, "Apa kabar, putriku?"
He put me the hole of his old rusty crawler
Dia mengajakku ke dalam alat berat tuanya yang berkarat
and fed me three pills a day to keep me from getting taller.
dan memberiku tiga pil sehari supaya aku tidak tumbuh lebih tinggi.
Learned me the rosary and made me pray to Santiago:
Dia mengajarkanku rosario dan memintaku berdoa kepada Santiago:
I wish I wish I was back in Chicago.
Aku berharap, aku berharap bisa kembali ke Chicago.
Up the river to Seville I was rowing and strumming
Ke hulu sungai menuju Seville, aku mendayung sambil memainkan gitar
on my portable guitar my fair lady a humming
di gitar portabelku, sang pujaan hati berdendang
The pain, the pain, in Spain falls mainly on me.
Sakit, sakit, di Spanyol, semuanya menimpaku.
The pain, the pain, in Spain falls mainly on me.
Sakit, sakit, di Spanyol, semuanya menimpaku.