Sudah sangat larut, apa kamu sudah tidur?
There's not a sound, so it's time for me to dream.
Tidak ada suara, jadi saatnya aku untuk bermimpi.
The window pane, late city scenes, so far away from where I was weaned.
Kaca jendela, pemandangan kota larut malam, jauh dari tempat aku dibesarkan.
There was a girl so long ago, all through the park at night we would go
Ada seorang gadis lama sekali, kami berdua berjalan di taman malam-malam
All just as late as it is now, two discontented, a young one's vow
Sama seperti sekarang, dua orang yang tidak puas, janji seorang muda
I'm here for you, only to adore you.
Aku di sini untukmu, hanya untuk mengagumimu.
You mean everything to me.
Kamu berarti segalanya bagiku.
And you're with me wherever I go, and I miss you wherever I go.
Dan kamu bersamaku ke mana pun aku pergi, dan aku merindukanmu ke mana pun aku pergi.
Well, goodbye to old friends.
Nah, selamat tinggal untuk teman-teman lama.
I watched you go.
Aku melihatmu pergi.
From where I sit now, I still say hello.
Dari tempat aku duduk sekarang, aku masih mengucapkan halo.
All the memories gone by, those that I couldn't call.
Semua kenangan yang telah berlalu, yang tidak bisa aku sebutkan.
An eternal divide, the distance too long.
Pemisahan abadi, jaraknya terlalu jauh.
Dead as a mackeral.
Matinya seperti ikan makarel.
Dead as a door.
Matinya seperti pintu.
Dead as a nail, but never a bore.
Matinya seperti paku, tapi tidak pernah membosankan.
Always good for a laugh.
Selalu bikin ketawa.
Always good for a shout.
Selalu bikin teriak.
Always good for a memory when the lights are out.
Selalu jadi kenangan saat lampu padam.