Kejujuranku, Kebengisanku, aku adalah musuh terburukku.
The darkness within me, a disgusting view to see.
Kegelapan di dalam diriku, pemandangan yang menjijikkan untuk dilihat.
Turn away, it’s too much to stand. There’s no disguising what I am.
Arahkan pandanganmu, ini terlalu berat untuk ditanggung. Tak ada yang bisa menyamarkan siapa diriku.
It’s too much to stand.
Ini terlalu berat untuk ditanggung.
Its pleasure is pain and suffering, taking over what is unseen.
Kesenangannya adalah rasa sakit dan penderitaan, menguasai yang tak terlihat.
It’s not my image in the mirror.
Itu bukan gambarku di cermin.
What dwells inside becomes clearer.
Apa yang ada di dalam semakin jelas.
I pray my God, forgive this.
Aku berdoa kepada Tuhanku, ampuni ini.
In his kingdom I’ll remain.
Di kerajaannya aku akan tetap tinggal.
I pray my Lord will cleanse this and wash away my shame.
Aku berdoa agar Tuhanku membersihkan ini dan menghapuskan rasa maluku.
Its pleasure is pain and suffering, taking over what is unseen.
Kesenangannya adalah rasa sakit dan penderitaan, menguasai yang tak terlihat.
It’s not my image in the mirror.
Itu bukan gambarku di cermin.
What dwells inside becomes clearer.
Apa yang ada di dalam semakin jelas.