Aku menuliskannya di musim dingin tahun 1610.
Just a secret under lock and key until then.
Hanya sebuah rahasia yang terkunci rapat sampai saat itu.
While collecting the stars, I connected the dots.
Saat mengumpulkan bintang-bintang, aku menghubungkan titik-titiknya.
I don’t know who I am, but now I know who I’m not.
Aku tidak tahu siapa diriku, tapi sekarang aku tahu siapa aku bukan.
I’m just a curious speck that got caught up in orbit.
Aku hanyalah sebuah titik penasaran yang terjebak dalam orbit.
Like a magnet it beckoned my metals toward it.
Seperti magnet, ia memanggil logam-logamku untuk mendekat.
Make my messes matter.
Jadikan kekacauan ini berarti.
Make this chaos count.
Buat kekacauan ini memiliki arti.
Let every little fracture in me
Biarkan setiap retakan kecil dalam diriku
Shatter out loud.
Menggema dengan keras.
Make my messes matter.
Jadikan kekacauan ini berarti.
Make this chaos count.
Buat kekacauan ini memiliki arti.
Let every little fracture in me
Biarkan setiap retakan kecil dalam diriku
Shatter out loud.
Menggema dengan keras.