Yang hampir gugur layu
Kini segar kembali
Entah mengapa
Bunga anggrek yang kusayang
Kini tersenyum berdendang
Bila engkau berduka
Matahari tak bersinar lagi
Reff :
Hatiku untukmu
Hanyalah untukmu
Kuserahkan
Dan ku dambakan
Dirimu dewiku
Permata hatiku
Kubayangkan
Di setiap waktu
Bagai embun pagi hari
Bunga bunga segar lagi
Berkembang harapan hati
Hari bahagia menanti
Makna di balik lagu 'Setangkai Anggrek Bulan'
Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang menemukan kembali kebahagiaan dan harapan melalui cinta. Awalnya, perasaannya digambarkan seperti bunga anggrek yang hampir layu, melambangkan hati yang pernah terluka, kesepian, atau kehilangan semangat. Namun, kehadiran orang yang dicintainya membuat hidupnya kembali berwarna, seolah bunga yang layu itu mekar kembali. Ia begitu peduli pada kekasihnya hingga kesedihan sang kekasih juga menjadi kesedihannya.
Makna utama lagu ini adalah tentang cinta yang tulus, pengabdian, dan harapan akan masa depan yang bahagia bersama. Penyanyi menyerahkan seluruh hatinya kepada orang yang dicintai dan memandangnya sebagai sosok yang sangat berharga. Melalui gambaran embun pagi dan bunga yang kembali segar, lagu ini menyampaikan bahwa cinta dapat menjadi sumber kekuatan yang menghidupkan kembali harapan, menghapus kesedihan, dan membuat seseorang optimis menghadapi hari-hari yang akan datang.