Semua ini kembali mengingatkanku sekarang.
But try as I have to keep,
Tapi sekuat apapun aku berusaha untuk menjaga,
The taste of you off of my tongue;
Rasa dirimu dari lidahku;
Your face from my fitful sleep.
Wajahmu dari tidurku yang tak tenang.
An' I wait and hope against hope like before.
Dan aku menunggu, berharap di tengah harapan seperti sebelumnya.
An' I wait an' hope that I won't anymore.
Dan aku menunggu, berharap agar aku tidak lagi.
An' this won't stop till I do.
Dan ini tidak akan berhenti sampai aku melakukannya.
Until I learn to kill the thought,
Sampai aku belajar untuk membunuh pikiran itu,
Of everything I could have said:
Tentang semua yang seharusnya bisa kukatakan:
Of everything I wished I'd not.
Tentang semua yang aku harap tidak terjadi.
An' I wait, hope against hope like before.
Dan aku menunggu, berharap di tengah harapan seperti sebelumnya.
An' I wait, hope that I won't anymore.
Dan aku menunggu, berharap agar aku tidak lagi.
Show rises up from the street,
Pertunjukan bangkit dari jalanan,
An' a crowd rises up to it's feet.
Dan kerumunan berdiri di kakinya.
I followed blind after you:
Aku mengikuti tanpa melihat ke arahmu:
I might know better if I'd ever wanted to.
Aku mungkin lebih mengerti jika aku pernah ingin melakukannya.
Instrumental Break.
Pemisah Instrumen.
The painting here is still not dry,
Lukisan di sini masih belum kering,
An' I can smell it from the door.
Dan aku bisa mencium baunya dari pintu.
It covers every mark you made:
Itu menutupi setiap tanda yang kau buat:
The countin' days are keepin' score.
Hari-hari yang terhitung mencatat skor.
An' I wait, hope against hope like before.
Dan aku menunggu, berharap di tengah harapan seperti sebelumnya.
An' I wait, an' hope that I won't anymore.
Dan aku menunggu, berharap agar aku tidak lagi.
An' I wait, hope against hope like before.
Dan aku menunggu, berharap di tengah harapan seperti sebelumnya.
An' I wait, an' hope that I won't anymore.
Dan aku menunggu, berharap agar aku tidak lagi.