Kegelisahan menguasai pikiranku
And questions I could not hold back
Dan pertanyaan yang tak bisa ku tahan
An orange monkey on a chain
Seekor monyet oranye terikat rantai
On a bleak uneven track
Di jalur yang suram dan tak rata
Told me that to understand
Mengatakan padaku bahwa untuk memahami
You must travel back time
Kau harus kembali ke masa lalu
I took a plane to a foreign land
Aku naik pesawat ke negeri asing
And said, I'll write down what I find
Dan berkata, aku akan mencatat apa yang kutemukan
Beneath a mountain's jagged shelves
Di bawah rak-rak tajam gunung
Cloaked with snow and shadows sheer
Tertutup salju dan bayangan yang tipis
Plates tipped up upon themselves
Lempeng-lempeng terbalik satu sama lain
The pain of fifty million years
Rasa sakit dari lima puluh juta tahun
And mules and goats were running wild
Dan keledai serta kambing berlarian liar
A happy chaos carried on
Sebuah kekacauan bahagia terus berlangsung
And old men and the young boys smiled
Dan para pria tua serta anak-anak muda tersenyum
And worked until the day was gone
Dan bekerja hingga hari berakhir
The packs of sandy-coloured dogs
Sekawanan anjing berwarna pasir
Walked streets that looked like building sites
Melintasi jalan yang terlihat seperti lokasi pembangunan
But piles of rocks and dust and smog
Namun tumpukan batu, debu, dan asap
Could not block out a different light
Tak bisa menghalangi cahaya yang berbeda
When I returned I ran to meet
Ketika aku kembali, aku berlari untuk menemui
The monkey, but his face had changed
Monyet itu, tapi wajahnya telah berubah
He stood before me on two feet
Ia berdiri di depanku dengan dua kaki
The track was now a motorway
Jalur itu sekarang sudah menjadi jalan tol