(Semua ini diucapkan)
(The Phantom Jumps out with a sword. He kicks Raoul over. Raoul Jumps up with his sword)
(Sang Hantu melompat keluar dengan pedang. Dia menendang Raoul jatuh. Raoul melompat bangkit dengan pedangnya)
Phantom: (Still fighting) Bravo, Monsieur! Youāve figured out my secret! Such spirited words! (Swings sword at Raoul)
Phantom: (Masih bertarung) Bravo, Tuan! Kamu sudah tahu rahasiaku! Kata-kata yang penuh semangat! (Mengayunkan pedang ke arah Raoul)
Raoul: (Grunts)
Raoul: (Mendengus)
Phantom: Letās see, Monsieur, how fare you dare go! (Another swing)
Phantom: Mari kita lihat, Tuan, seberapa beraninya kamu! (Satu ayunan lagi)
(They sword fight)
(Mereka bertarung dengan pedang)
(Raoul Jumps away and falls over)
(Raoul melompat menjauh dan jatuh)
(The Phantom Jumps at Raoul as heās still down)
(Sang Hantu melompat ke arah Raoul yang masih terjatuh)
(Raoul Jumps up and begins to sword fight)
(Raoul melompat bangkit dan mulai bertarung dengan pedang)
(They fight all around the graveyard)
(Mereka bertarung di seluruh area pemakaman)
Raoul: Stay back!
Raoul: Jauh!
Phantom: Thatās right, thatās right, Monsieur! Keep fighting this way! (Two more swings)
Phantom: Betul, betul, Tuan! Terus bertarung seperti ini! (Dua ayunan lagi)
Raoul: You canāt win her love by making her your prisoner! Leave her alone!
Raoul: Kamu tidak bisa mendapatkan cintanya dengan menjadikannya tahanan! Biarkan dia pergi!
Phantom: Iām here, Iām here, Monsieur: The Angel of Death! Cāmon, cāmon, Monsieur, donāt stop! Donāt stop! Keep fighting! Swing at me, Monsieur!
Phantom: Aku di sini, aku di sini, Tuan: Sang Malaikat Kematian! Ayo, ayo, Tuan, jangan berhenti! Jangan berhenti! Terus bertarung! Ayunkan pedangmu ke arahku, Tuan!
(They get their swords caught together in something. Erik the Phantom pushes Raoul away to break them)
(Mereka terjebak dengan pedang mereka. Erik, Sang Hantu, mendorong Raoul menjauh untuk memisahkan mereka)
(The Phantom happens to stab Raoul in the arm)
(Sang Hantu tanpa sengaja menusuk Raoul di lengan)
(Raoul falls to the ground)
(Raoul jatuh ke tanah)
(The Phantom Jumps on Raoul and tries to jam his sword into Raoul. Raoul holds the sword up. The Phantom happens to cut down Raoulās chest a bit)
(Sang Hantu melompat ke Raoul dan mencoba menusukkan pedangnya ke Raoul. Raoul mengangkat pedangnya. Sang Hantu tanpa sengaja menggores dada Raoul sedikit)
Raoul: (Groans in pain)
Raoul: (Mengeluh kesakitan)
CHRISTINE: Raoul!
CHRISTINE: Raoul!
PHANTOM: And now, Monsieur! You shall die.
PHANTOM: Dan sekarang, Tuan! Kamu akan mati.
(Raoul continues to hold the sword up with one hand. He reaches his arm out for his sword and finally grabs hold of it and swipes the Phantom off him)
(Raoul terus mengangkat pedangnya dengan satu tangan. Dia meraih pedangnya dan akhirnya berhasil mengambilnya, lalu mengusir Sang Hantu dari tubuhnya)
RAOUL: Now we end this!
RAOUL: Sekarang kita akhiri ini!
(They continue to sword fight)
(Mereka melanjutkan pertarungan dengan pedang)
(Raoul knocks the Phantom back to the ground, kicks his sword away and is about to stab him)
(Raoul mendorong Sang Hantu kembali ke tanah, menendang pedangnya jauh, dan bersiap untuk menusuknya)
CHRISTINE
CHRISTINE
No, Raoul...(Raoul looks at Christine) no! Not like this.
Tidak, Raoul...(Raoul melihat Christine) tidak! Tidak seperti ini.
(Raoul looks at the Phantom one last time)
(Raoul melihat Sang Hantu sekali lagi)
(Raoul puts his sword away then Raoul lifts Christine onto his horse. The Phantom gets up)
(Raoul menyimpan pedangnya, lalu mengangkat Christine ke atas kudanya. Sang Hantu bangkit)
Phantom: DONāT GO!
Phantom: JANGAN PERGI!
(Raoul and Christine exit. As they are exiting, the PHANTOM declaims in fury)
(Raoul dan Christine keluar. Saat mereka keluar, SANG HANTU berteriak dengan marah)
(He has been foiled again):
(Dia telah gagal lagi):
PHANTOM: Now let it be war upon you both!
PHANTOM: Sekarang biarkan ini menjadi perang antara kalian berdua!
(At a gesture from the PHANTOM, there is a flash of lighting and the stage erupts into flame)
(Dengan isyarat dari SANG HANTU, ada kilatan petir dan panggung meledak menjadi api)