Sungguh keterlaluan mengisi kantongmu dengan penderitaan orang miskin.
Outrageous the crime some human beings must endure.
Keterlaluan betul kejahatan yang harus ditanggung oleh sebagian manusia.
It's a blessing to wash your face in the summer solstice rain
Sebuah berkah bisa mencuci wajahmu di bawah hujan titik balik musim panas.
It's outrageous that a man like me stand here and complain.
Sungguh keterlaluan seorang pria sepertiku berdiri di sini dan mengeluh.
But I'm tired, 900 sit-ups a day.
Tapi aku capek, 900 sit-up sehari.
I'm painting my hair the colour of mud, mud, OK?
Aku mewarnai rambutku jadi warna tanah, tanah, oke?
I'm tired, tired, anybody care what I say? NO!
Aku capek, capek, ada yang peduli dengan apa yang aku katakan? TIDAK!
Painting my hair the colour of mud.
Mewarnai rambutku jadi warna tanah.
Who's gonna love you when your looks are gone?
Siapa yang akan mencintaimu saat penampilanmu hilang?
Tell me, who's gonna love you when your looks are gone?
Katakan padaku, siapa yang akan mencintaimu saat penampilanmu hilang?
Ah, who's gonna love you when your looks are gone?
Ah, siapa yang akan mencintaimu saat penampilanmu hilang?
Who's gonna love you when your looks are gone?
Siapa yang akan mencintaimu saat penampilanmu hilang?
It's outrageous the food they try to serve in the public school.
Sungguh keterlaluan makanan yang mereka coba sajikan di sekolah umum.
Outrageous the way they talk to you like some kind of clinical fool
Keterlaluan cara mereka berbicara padamu seperti kamu orang bodoh klinis.
It's a blessing to rest my head in the circle of your love.
Sebuah berkah bisa bersandar di pelukan cintamu.
It's outrageous, I can't stop thinking about the things I'm thinking of.
Sungguh keterlaluan, aku tak bisa berhenti memikirkan hal-hal yang ada di kepalaku.
But I'm tired, 900 sit-ups a day.
Tapi aku capek, 900 sit-up sehari.
I'm painting my hair the colour of mud, mud, OK?
Aku mewarnai rambutku jadi warna tanah, tanah, oke?
I'm tired, tired, anybody care what I say? NO!
Aku capek, capek, ada yang peduli dengan apa yang aku katakan? TIDAK!
Painting my hair the colour of mud.
Mewarnai rambutku jadi warna tanah.
Who's gonna love you when your looks are gone?
Siapa yang akan mencintaimu saat penampilanmu hilang?
Tell me, who's gonna love you when your looks are gone?
Katakan padaku, siapa yang akan mencintaimu saat penampilanmu hilang?
Ah, who's gonna love you when your looks are gone?
Ah, siapa yang akan mencintaimu saat penampilanmu hilang?
Who's gonna love you when your looks are gone?
Siapa yang akan mencintaimu saat penampilanmu hilang?
God will, like he waters the flowers on the window sill.
Tuhan akan, seperti Dia menyiram bunga di ambang jendela.
Take me, I'm an ordinary player in the key of C,
Bawa aku, aku hanya pemain biasa dalam nada C,
And my will was broken by my pride and my vanity
Dan kehendakku hancur oleh kebanggaan dan kesombonganku.
Who's gonna love you when your looks are gone?
Siapa yang akan mencintaimu saat penampilanmu hilang?
God will, like he waters the flowers on the window sill.
Tuhan akan, seperti Dia menyiram bunga di ambang jendela.
Who's gonna love you when your looks are gone?
Siapa yang akan mencintaimu saat penampilanmu hilang?
It's a blessing to wash your face in the summer solstice rain
Sebuah berkah bisa mencuci wajahmu di bawah hujan titik balik musim panas.