Lambe ndawe disigar dadi selawe (rama)
(apa gandrung) mung sawiji mung sawiji
mung sawiji kang dadi pilihanku
Eling-eling sapa eling baliya maning ( ya – ya – ya )
Janur gunung sakulon banjar patoman,
Rama (apa gendung) kadingaren – kadingaren
Kadi ngaren wong bagus gasik tekane
Eling-eling sapa eling baliya maning ( ya – ya – ya )
Sayur pace lembayung pait rasane, rama
(apa gendung) mangsa borong mangsa borong
eling eling sapa eling baliya maning,
eling apa eling apa,
wong eling neng alam dunia,
kudu sabar nerima lan waspada
Kisah Lagu Daerah 'Eling-eling'
Lagu Eling-Eling, khususnya versi Gending Banyumasan, memiliki makna sebagai pengingat agar manusia selalu sadar, waspada, dan tabah dalam menjalani kehidupan. Tembang ini mengajarkan pentingnya mengingat Tuhan serta menjaga sikap agar tidak terjerumus ke dalam perilaku yang salah. Selain itu, lagu ini juga mengajak manusia untuk menerima setiap cobaan dengan hati yang lapang dan sabar.
Makna lagu ini terletak pada pesan tentang pentingnya “eling” atau selalu ingat terhadap asal-usul dan tujuan hidup. Lagu ini juga menanamkan nilai sabar, narima, serta kehati-hatian dalam bertindak agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. Lagu Eling-Eling mencerminkan budaya Jawa yang menjunjung keseimbangan hidup dan nilai spiritual.