musim ini dengan tenang menandakan akhir
irorareta kioku ne yosete
kenangan yang terhangat pun datang kembali
sayonara ai o kureta ano hito wa
selamat tinggal pada orang yang memberi cinta itu
kono hitomi ni yurameiteita
dia bergetar dalam mataku
togirenai kimochi nante
perasaan yang tak terputus ini
hajime kara shinjite nakatta
sejak awal tidak pernah kupercaya
usuri yuku machinami ni tori nokosareta mama
di tengah kota yang terus berlalu, tetap tertinggal
yukikau ano hitibito ga ima wa
orang-orang yang berlalu itu kini
tooku ni kanjirarete
terasa jauh sekali
zawamekisae usurete wa
gemuruh pun memudar
tame iki ni kiete shimau
hilang dalam napas yang tertahan
karaseki ni mitsu merareta
terperangkap dalam kebosanan
taikutsu na kyuujitsu ni wa
di hari libur yang membosankan ini
owaru koto naku anata ga
tanpa akhir, kau
nagare tsuzuke teiru
terus mengalir
wakatte itemo kitsu kanai furishite
meski aku mengerti, aku berpura-pura tidak peduli
oborete itayo itsudemo
selalu tenggelam dalam pikiran ini
dare no koto omotteru
memikirkan siapa saja
yokogao demo suteki dattakara
karena wajah sampingmu pun menawan
kisetsu wa odayaka ni owari o tsugetane
musim ini dengan tenang menandakan akhir
irorareta kioku ne yosete
kenangan yang terhangat pun datang kembali
sayonara ai o kureta ano hito wa
selamat tinggal pada orang yang memberi cinta itu
kono hitomi ni yurameiteita
dia bergetar dalam mataku
ato dore kurai daroo?
berapa lama lagi ya?
soba ni itekureru no wa
aku berharap ada yang selalu di sampingku
soo omoi nagara toki o kizande itayo
dengan pikiran seperti itu, waktu terus berjalan
yosete wa kaeshiteku nami no yoo ni
seperti ombak yang datang dan pergi
kono kokoro wa sarawarete
hatiku terperangkap
kyoo mo machi wa aimo kawawarazu
hari ini pun kota tak berubah
omoi megurase sorezore ni egaite yuku
perasaan berputar, masing-masing menggambar cerita
sayonara ai o kureta ano hito wa
selamat tinggal pada orang yang memberi cinta itu
tooi sora ni koigogarete
merindukan jauh ke langit
kono hitomi ni yurameteita
dia bergetar dalam mataku
usuri yuku machi nami ni tame iki wa koboreta
di tengah kota yang terus berlalu, napas ini pun tumpah