Aku tahu mereka menyakitimu
They saw you stumble but didn’t help you
Mereka melihatmu terjatuh tapi tidak membantumu
And now they left you
Dan sekarang mereka meninggalkanmu
They were quick to pray but slow to move
Mereka cepat berdoa tapi lambat bertindak
And now you’re empty
Dan sekarang kamu merasa kosong
Too tired to run, you walk away
Terlalu lelah untuk berlari, kamu pergi menjauh
In the night there’s a voice
Di malam hari ada suara
If you listen He sweetly says
Jika kamu mendengarkan, Dia dengan lembut berkata
Come back to your first love (first love [2x])
Kembali ke cinta pertamamu (cinta pertama [2x])
Come back home, back where you belong
Kembali ke rumah, kembali ke tempatmu seharusnya
Come (to your [2x]) first love
Kembali (ke [2x] cinta pertamamu)
You didn’t make it
Kamu tidak berhasil
You thought your love would last forever
Kamu pikir cintamu akan abadi
Ain’t it funny how a chapter can make a story change
Lucu ya, bagaimana satu bab bisa mengubah cerita
Cold and lonely, you never knew hurt could feel this way
Dingin dan kesepian, kamu tidak pernah tahu sakit bisa terasa seperti ini
Understand there’s a plan if you’re patient
Pahami bahwa ada rencana jika kamu sabar
Hear the savior say
Dengarkan Sang Juru Selamat berkata
[Bridge]
God is able to heal if you listen
Tuhan mampu menyembuhkan jika kamu mendengarkan
And He’ll show you His will if you listen
Dan Dia akan menunjukkan kehendak-Nya jika kamu mendengarkan
But you gotta be still and just listen, listen
Tapi kamu harus tenang dan hanya mendengarkan, mendengarkan
Come back to your first love, first love [4x]
Kembali ke cinta pertamamu, cinta pertama [4x]
I'm back with my first love, first love [4x]
Aku kembali dengan cinta pertamaku, cinta pertama [4x]
Home… Home… Home… I’m Home [repeat]
Rumah… Rumah… Rumah… Aku di Rumah [ulang]