[Verse 1: Stu Mackenzie]
There once flew a pilot, high and free
Danced with the clouds
[cc]Dulu ada seorang pilot, terbang tinggi dan bebas
Menari bersama awan[/cc]
Pirouetted with the breeze
Berputar dengan angin
But out of synch to the mechanical beat that pulsed at the heart of the metal machine
Tapi tidak seirama dengan detak mekanis yang berdetak di jantung mesin logam itu
Thought of their partner and thought of their kids
Memikirkan pasangan dan anak-anak mereka
Thought where they’re going and thought where they’d been
Memikirkan ke mana mereka akan pergi dan ke mana mereka telah pergi
But a subtle change
Tapi ada perubahan halus
The routine shattered
Rutinitas hancur
Prepare the mind
Siapkan pikiran
Arrange the matters
Atur segala urusan
[Chorus: Stu Mackenzie]
Deadstick (Deadstick)
Deadstick (Deadstick)
Deadstick (Deadstick)
Deadstick (Deadstick)
I’m a bird with a broken wing
Aku adalah burung dengan sayap patah
Deadstick (Deadstick)
Deadstick (Deadstick)
Deadstick (Deadstick)
Deadstick (Deadstick)
This nightingale can’t sing
Burung bulbul ini tak bisa bernyanyi
Yeah!
Yeah!
[Verse 2: Joey Walker]
I wake with a retch to the smell of ammonia, and my eyes start watering
Aku terbangun dengan mual karena bau amonia, dan mataku mulai berair
A shadow?
Sebuah bayangan?
A body?
Sebuah tubuh?
“Who are you?” I say, when a voice cracks like a frozen lake
“Siapa kamu?” tanyaku, saat suara itu pecah seperti danau yang membeku
“I am your child
“Aku adalah anakmu
You are my mother, and I’m sitting here dying”
Kamu adalah ibuku, dan aku di sini sedang sekarat”
I say, “I got no children, I am but a boy, you are mistaken”
Aku berkata, “Aku tidak punya anak, aku hanya seorang anak laki-laki, kamu salah”