Biarkan aku bercerita sedikit, hanya hal kecil yang ada di pikiranku.
About a boy and a girl, trying to take on the world one kiss at a time.
Tentang seorang anak laki-laki dan seorang gadis, mencoba menghadapi dunia satu ciuman pada satu waktu.
Now the funny thing about, ain’t a story without it, but the story is mine.
Sekarang hal lucu tentang ini, tidak ada cerita tanpa itu, tapi cerita ini milikku.
And I wish you could say, that it ended just fine.
Dan aku berharap kau bisa bilang, bahwa ini berakhir dengan baik.
We all want to know, how it ends.
Kita semua ingin tahu, bagaimana akhirnya.
Oh, happily ever after, wouldn’t you know, wouldn’t you know.
Oh, bahagia selamanya, kau pasti tahu, kau pasti tahu.
Oh, skip to the ending, who’d like to know, I’d like to know.
Oh, lompat ke akhir, siapa yang ingin tahu, aku ingin tahu.
Author of the moment, can you tell me, do I end up, do I end up happy?
Penulis saat ini, bisakah kau katakan padaku, apakah aku berakhir, apakah aku berakhir bahagia?
Inhale, breathe steady, exhale, like you’re ready, if you’re ready or not.
Tarik napas, bernapas tenang, hembuskan, seperti kau siap, jika kau siap atau tidak.
Just a boy and a girl trying to take on the world, and we want to get caught.
Hanya seorang anak laki-laki dan seorang gadis mencoba menghadapi dunia, dan kami ingin terjebak.
In the middle of a very happy ending, let’s see what we’ve got, let’s give it a shot.
Di tengah akhir yang sangat bahagia, mari lihat apa yang kita punya, mari coba.
Let’s give it a shot.
Mari kita coba.
We all want to know, how it ends.
Kita semua ingin tahu, bagaimana akhirnya.
Oh, happily ever after, wouldn’t you know, wouldn’t you know.
Oh, bahagia selamanya, kau pasti tahu, kau pasti tahu.
Oh, skip to the ending, who’d like to know, I’d like to know.
Oh, lompat ke akhir, siapa yang ingin tahu, aku ingin tahu.
Author of the moment, can you tell me, do I end up, do I end up happy?
Penulis saat ini, bisakah kau katakan padaku, apakah aku berakhir, apakah aku berakhir bahagia?
We all have a story to tell.
Kita semua punya cerita untuk diceritakan.
Whether we whisper or yell.
Entah kita berbisik atau berteriak.
We all have a story, of adolescence and all it’s glory.
Kita semua punya cerita, tentang masa remaja dan semua kemuliaannya.
We all have a story to tell.
Kita semua punya cerita untuk diceritakan.
Oh, happily ever after, wouldn’t you know, wouldn’t you know.
Oh, bahagia selamanya, kau pasti tahu, kau pasti tahu.
Oh, skip to the ending, who’d like to know, I’d like to know.
Oh, lompat ke akhir, siapa yang ingin tahu, aku ingin tahu.
Author of the moment, can you tell me, do I end up, do I end up happy?
Penulis saat ini, bisakah kau katakan padaku, apakah aku berakhir, apakah aku berakhir bahagia?
We all have a story to tell.
Kita semua punya cerita untuk diceritakan.
We all have a story to tell.
Kita semua punya cerita untuk diceritakan.
We all have a story to tell.
Kita semua punya cerita untuk diceritakan.
We all have a story to tell.
Kita semua punya cerita untuk diceritakan.