Hujan cahaya biru, wah rantai tak terputus,
Looking for familiar faces in an empty window pane.
Mencari wajah-wajah yang familiar di kaca jendela yang kosong.
Listening for the secret, searching for the sound
Mendengarkan rahasia, mencari suara
But I could only hear the preacher and the baying of his hounds.
Tapi aku hanya bisa mendengar pendeta dan gonggongan anjing-anjingnya.
Willow sky, whoa, I walk and wonder why,
Langit willow, wah, aku berjalan dan bertanya-tanya mengapa,
They say love your brother, but you will catch it when you try.
Mereka bilang cintai saudaramu, tapi kamu akan merasakannya saat mencoba.
Roll you down the line boy, drop you for a loss,
Gulung kamu ke jalur, nak, tinggalkan kamu untuk kalah,
Ride you out on a cold railroad and nail you to a cross.
Bawa kamu keluar di rel dingin dan paku kamu ke salib.
November and more, as I wait for the score,
November dan lebih, saat aku menunggu hasilnya,
They're telling me forgiveness is the key to every door.
Mereka bilang pengampunan adalah kunci untuk setiap pintu.
A slow winder day a night like forever,
Hari yang lambat berangin, malam seperti selamanya,
Sink like a stone, float like a feather.
Terbenam seperti batu, melayang seperti bulu.
(instrumental)
(instrumental)
Lilac rain, unbroken chain, Song of the sawhet owl.
Hujan lilac, rantai tak terputus, Lagu burung hantu sawhet.
Out on the mountain, it'll drive you insane,
Di atas gunung, itu akan membuatmu gila,
Listening to the winds howl.
Mendengarkan angin melolong.
Unbroken chain of sorrow and pearls,
Rantai tak terputus dari kesedihan dan mutiara,
Unbroken chain of sky and sea.
Rantai tak terputus dari langit dan laut.
Unbroken chain of the western wind,
Rantai tak terputus dari angin barat,
Unbroken chain of you and me.
Rantai tak terputus antara kamu dan aku.