Senyum fajar
Arrived early May
Datang di awal Mei
She carried a gift from her home
Dia membawa hadiah dari rumahnya
The night shed a tear
Malam meneteskan air mata
To tell her of fear
Untuk memberitahunya tentang ketakutan
And of sorrow and pain
Dan tentang kesedihan serta rasa sakit
She'll never outgrow
Yang takkan pernah ia lupakan
Death is the first dance, eternal
Kematian adalah tarian pertama, abadi
There's no more freedom
Tak ada lagi kebebasan
The both of you will be confined
Kalian berdua akan terkurung
To this mind
Dalam pikiran ini
I was told there's a miracle
Aku diberitahu ada keajaiban
For each day that I try
Untuk setiap hari yang kucoba
I was told there's a new love that's born
Aku diberitahu ada cinta baru yang lahir
For each one that has died
Untuk setiap cinta yang telah mati
I was told there'd be no one to call on
Aku diberitahu tak ada yang bisa dihubungi
When I feel alone and afraid
Saat aku merasa sendirian dan takut
I was told if you dream of the next world
Aku diberitahu jika kau bermimpi tentang dunia selanjutnya
You'll find yourself
Kau akan menemukan dirimu
Swimming in a lake of fire
Berenang di danau api
As a child
Sebagai seorang anak
I thought I could live without pain
Aku pikir aku bisa hidup tanpa rasa sakit
Without sorrow
Tanpa kesedihan
But as a man
Tapi sebagai seorang pria
I've found it's all caught up with me
Aku menemukan bahwa semua ini telah mengejarku
I'm asleep yet I'm so afraid
Aku tertidur namun sangat takut
Somewhere, like a scene from a memory (scene from a memory)
Di suatu tempat, seperti adegan dari kenangan (adegan dari kenangan)
There's a picture worth a thousand words (thousand words)
Ada gambar yang bernilai seribu kata (seribu kata)
Eluding stares from faces before me (faces before me)
Menghindari tatapan dari wajah-wajah di depanku (wajah-wajah di depanku)
It hides away and will never be heard of again
Ia bersembunyi dan takkan pernah terdengar lagi
Deceit is the second without end
Tipu daya adalah yang kedua tanpa akhir
The city's cold blood teaches us to survive
Darah dingin kota mengajarkan kita untuk bertahan hidup
Just keep my heart in your eyes and we'll stay alive
Jaga hatiku dalam matamu dan kita akan tetap hidup
The third arrives...
Yang ketiga datang...
Before the leaves have fallen
Sebelum daun-daun jatuh
Before we lock the doors
Sebelum kita mengunci pintu
There must be the third and last dance
Harus ada tarian ketiga dan terakhir
This one will last forever
Yang ini akan abadi
Metropolis watches and thoughtfully smiles
Metropolis mengamati dan tersenyum penuh arti
She's taken you to your home
Dia telah membawamu pulang
It can only take place
Ini hanya bisa terjadi
When the struggle between
Ketika perjuangan antara
Our children has ended
Anak-anak kita telah berakhir
Now the Miracle and the Sleeper know
Sekarang Keajaiban dan Sang Tidur tahu
That the third is love
Bahwa yang ketiga adalah cinta
Love is the Dance of Eternity
Cinta adalah Tarian Abadi