Sebuah aliran api mengalir ke dunia
Vom Himmel auf die Erde fällt
Dari langit jatuh ke bumi
Knochenfraß gießt das Land
Rasa sakit mengoyak tanah
Gottes Liebe wild entflammt
Cinta Tuhan membara dengan liar
Die Seel wird nun vom Leib getrennt
Jiwa kini terpisah dari raga
Gesiebt was sich Menschlein nennt
Disaring apa yang disebut manusia
Auf Ewiglich ein Bad im Brande
Selamanya berendam dalam api
Als Geschenk für Sünd und Schande
Sebagai hadiah untuk dosa dan aib
Die Stille trägt ein Leichentuch und reist übers Land
Keheningan membawa kain kafan dan melintasi tanah
Doch wer zu sterben hofft kein Erbarmen fand
Namun mereka yang berharap mati tak menemukan belas kasihan
Da naht der Sturm von fern die Braut der Untergangs
Dari jauh badai mendekat, pengantin kehancuran
Und Dunkle Reiter sprengen durch blutig Gischt heran
Dan Penunggang Gelap datang menerjang melalui ombak berdarah
We are riders on the storm
Kami adalah penunggang di badai
Our time is coming soon to bring what you deserve
Waktu kami segera tiba untuk memberikan apa yang pantas kau terima
When the sea turns blood red and stones start to burn
Saat laut berubah menjadi merah darah dan batu mulai terbakar
When the stars are falling down we are on the storm
Saat bintang-bintang jatuh, kami ada di badai
Ein roter Lauf sich ergießt bis das Meer mit Blut gefüllt
Aliran merah mengalir hingga laut dipenuhi darah
Wellen türmen sich zu Hauf das Unheil frisst das Leben auf
Gelombang mengumpul, malapetaka menghabiskan kehidupan
Plagen ehren jetzt das Reich zersetzen auch das letzte Fleisch
Penyakit kini menghormati kerajaan, merusak daging terakhir
Asche bedeckt nun jedes Haupt Erstickend allen daseins lauf
Abu kini menutupi setiap kepala, mencekik seluruh aliran kehidupan
Aller Irrtum nun verbraucht, das was man euch gewährte
Segala kesalahan kini habis, apa yang kalian berikan
Missbraucht-Abscheulich der Tod ziert eure Fährte
Disalahgunakan—mengerikan, kematian menghiasi jejakmu
Nun naht der letzte Sturm
Kini badai terakhir mendekat
Die Braut des Untergangs
Pengantin kehancuran
Und dunkle Reiter sprengen durch blutig Gischt heran
Dan Penunggang Gelap datang menerjang melalui ombak berdarah
We are riders on the storm
Kami adalah penunggang di badai
Our time is coming soon to bring what you deserve
Waktu kami segera tiba untuk memberikan apa yang pantas kau terima
When the sea turns blood red and stones start to burn
Saat laut berubah menjadi merah darah dan batu mulai terbakar
When the stars are falling down we are on the storm
Saat bintang-bintang jatuh, kami ada di badai
We are riders on the storm
Kami adalah penunggang di badai
Our time is coming soon to bring what you deserve
Waktu kami segera tiba untuk memberikan apa yang pantas kau terima
When the sea turns blood red and stones start to burn
Saat laut berubah menjadi merah darah dan batu mulai terbakar
When the stars are falling down we are on the storm
Saat bintang-bintang jatuh, kami ada di badai