Dari semua kehidupan yang bisa dijalani, kenapa yang ini?
Filled with could-have-been. No fun.
Penuh dengan seandainya. Tidak ada kesenangan.
Countless nights of anxious frustrations.
Banyak malam penuh kecemasan dan frustrasi.
Of all the lives to live why this one?
Dari semua kehidupan yang bisa dijalani, kenapa yang ini?
Of all the souls to meet why these two?
Dari semua jiwa yang bisa ditemui, kenapa yang dua ini?
One, old and dark, furious as a shrugging ocean.
Satu, tua dan gelap, marah seperti lautan yang menggelora.
The other, shiny, fresh as a winter morning.
Yang lainnya, bersinar, segar seperti pagi musim dingin.
Of all the souls to meet why these two?
Dari semua jiwa yang bisa ditemui, kenapa yang dua ini?
Another night in bed with you
Malam lagi di tempat tidur bersamamu
Another day beside you gone.
Satu hari lagi di sampingmu telah berlalu.
Slipping softly off to sleep
Menyusup lembut ke dalam tidur
You say, "do you ever wonder why this one?"
Kau bilang, "apakah kau pernah bertanya-tanya kenapa yang ini?"
A dusty simple-minded piece of fiction.
Sebuah fiksi sederhana yang berdebu.
Strange and odd, twisted as a contradiction.
Aneh dan ganjil, terpelintir seperti sebuah kontradiksi.
A glittering jewel of flaws and celebration.
Sebuah permata berkilau dari cacat dan perayaan.
Another night in bed with you
Malam lagi di tempat tidur bersamamu
Another day beside you gone.
Satu hari lagi di sampingmu telah berlalu.
Slipping softly off to sleep
Menyusup lembut ke dalam tidur
You say, "do you ever wonder why this one?"
Kau bilang, "apakah kau pernah bertanya-tanya kenapa yang ini?"
You say, "do you ever wonder why this one?"
Kau bilang, "apakah kau pernah bertanya-tanya kenapa yang ini?"
You say, "do you ever wonder why this one?"
Kau bilang, "apakah kau pernah bertanya-tanya kenapa yang ini?"
Why this one, why this one, why this one?
Kenapa yang ini, kenapa yang ini, kenapa yang ini?