X

TIPS PENCARIAN LIRIK FAVORIT ANDA

ANDA MENGETAHUI JUDUL DAN NAMA PENYANYI

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI NAMA PENYANYI

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI SYAIR

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
  • Hukum Rimba

    Hukum adalah lembah hitam
    Tak mencerminkan keadilan....
    Pengacara juri hakim jaksa
    Masih ternilai dengan angka...
    (uang)

    Hukum telah dikuasai
    Oleh orang orang beruang...
    Hukum adalah permainan
    Tuk menjaga kekuasaan...

    Maling - maling kecil dihakimi
    Maling - maling besar dilindungi
    Maling - maling kecil dihakimi
    Maling - maling besar dilindungi

    Hukum adalah komoditas
    Barangnya para tersangka...
    Ada uang kau kan dimenangkan
    Tak ada uang you say good bye...

    Dimanakah adanya keadilan
    Bila masih memandang golongan...
    Yang kuat tselalu berkuasa...
    Yang lemah pasti merana...

    Maling - maling kecil dihakimi
    Maling - maling besar dilindungi
    Maling - maling kecil dihakimi
    Maling - maling besar dilindungi

    Maling - maling kecil dihakimi
    Maling - maling besar dilindungi
    Maling - maling kecil dihakimi
    Maling - maling besar dilindungi

    Hukum adalah lembah hitam
    Tak mencerminkan keadilan
    Pengacara juri hakim jaksa
    Masih ternilai dengan angka
    (uang)

    Hukum telah dikuasai
    Oleh orang orang beruang
    Hukum adalah permainan
    Tuk menjaga kekuasaan

    Maling - maling kecil dihakimi
    Maling - maling besar dilindungi
    Maling - maling kecil dihakimi
    Maling - maling besar dilindungi

    Maling - maling kecil dihakimi
    Maling - maling besar dilindungi
    Maling - maling kecil dihakimi
    Maling - maling besar dilindungi

    Maling - maling kecil dihakimi
    Maling - maling besar dilindungi
    Maling - maling kecil dihakimi
    Maling - maling besar dilindungi

    Maling - maling kecil dihakimi
    Maling - maling besar dilindungi
    Maling - maling kecil dihakimi
    Maling - maling besar dilindungi
  • Rencong Marencong

    Hei bagaimana kabar kawan-kawan
    Apakah baik kondisimu disana
    Kami disini sedang bernyanyi kawan
    Akan senandung lagu rindu tentang kamu

    Yang ada di timur, bagaimana kabarmu
    Yang ada di barat, bagaimana kabarmu
    Yang ada di utara, bagaimana kabarmu
    Yang ada di selatan, bagaimana kabarmu

    Yang ada di gunung, bagaimana kabarmu
    Yang di sebrang lautan, bagaimana kabarmu
    Yang di kota-kota, bagaimana kabarmu
    Yang di desa-desa, bagaimana kabarmu
    Yang dibalik tembok, bagaimana kabarmu
    Yang dikolong jembatan, bagaimana kabarmu
    Yang dipasar-pasar, bagaimana kabarmu
    Yang dijalan-jalan, bagaimana kabarmu
    Yang tersapu badai, bagaimana kabarmu
    Yang terbakar matahari, bagaimana kabarmu
    Yang terbujur sakit, bagaimana kabarmu
    Yang berselimut dingin, bagaimana kabarmu

    Kurindukan selalu untuk dirimu
    Semoga kau disana bersahaja slalu
    Rencong marencong, rencong marencong
  • Suara Realita

    Ini bukan Nitsche atau Kahlil gibran
    Karya sastra atau manisnya merangkai kata
    Tapi ini tentang suara realita
    Yang bangkit dari dalam neraka

    Bala-bala luka jadi teman setia yang menemani
    Hingga larut malam dan tak mau pergi
    Hidup pun tak terasa lagi

    Suara suara hati berteriak sekencang kencangnya suara
    Tak terdengar tertampar, terbungkam
    Dengan tawanya mesin-mesin pembunuh
    Oooo….oooo…ooo

    Lari dan terus berlari
    Menggapai mimpi walau penuh kawat berduri
    Dan tak ada lagi tempat tuk sembunyi
    Derita selalu mengawasi/mengangkangi
    Kehidupan ini bagaikan sakit yang tak kunjung terobati

    Hari kehari semakin menjadi….parah!!!
    Hidup Pun semakin gawat
    Yang kuat semakin menjadi rayap
    Yang tak kuat jadi santapannya rayap, Tiarap!
    Wainalillahi rojiun, mati!/is dead!
  • Kereta Api Kelas Ekonomi

    Waktu itu dipagi hari
    Di sebuah stasiun kereta api
    Terlihat banyak penumpang berdiri menanti

    Mengantuk, lelah bercampur resah
    Tertampak suntuk raut wajahnya
    Mungkinkah mereka bisa tiba tidak terlambat kerja

    Harum dan rapih penampilannya
    Nekad berjubel dengan sesak penumpang
    Bisakah mereka naik nanti itupun tak pasti

    Kereta api yang dinanti-nanti penuh pastilah yaw!
    Tak ubahnya sekeranjang ikan-ikan teri kondisi penumpang kereta disini
    Walaupun penumpang tak ingat keluh hati tetap tegar berdiri

    Tapi inilah sosok PT kereta api yang mau untung sendiri
    Dan inilah sosok sebuah negeri yang tak kenal hati nurani
    Dan penumpang tetap pula digerogoti, digerogoti....

    Tak kenal tua muda dorong-dorongan
    Naik diatap bergelantungan berdesakan
    Dan itulah penumpang kereta yang berani tapi pasrah
    Jatuh kesetrum kecopetan
    Dan pelecahan sex yang ada di kereta
    Tapi hanyalah di kereta kelas ekonomi saja
  • Predator

    Perbedaan tak lagi dipikirkan
    Kesetaraan dilihat sebelah mata
    Yang kuat dialah yang berkuasa
    Yang lemah dialah yang teraniaya

    Perbedaan disambut dengan pukulan (o waeo…)
    Perbedaan disambut dengan senjata (keras kepala)

    Kekuatan selalu untuk menindas
    Untuk membunuh, bunuh membunuh
    Untuk merampas, rampas merampas
    Untuk menghina, hina menghina

    Sesungguhnya kita bukan apa-apa…. Hanya!

    Hanya, hanya robot-robot
    Hanya, hanya predator-predator
    Matinya akan rasa kehidupan
    Kemiskinan mengisi ruang-ruang kepala
    Perbedaan dilihat sebagai ancaman
    Yang selalu disambut dengan kebencian