Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis.
Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI NAMA PENYANYI
Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI SYAIR
Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu
Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda.
Silakan menghubungi kami.
Hei bagaimana kabar kawan-kawan Apakah baik kondisimu disana Kami disini sedang bernyanyi kawan Akan senandung lagu rindu tentang kamu
Yang ada di timur, bagaimana kabarmu Yang ada di barat, bagaimana kabarmu Yang ada di utara, bagaimana kabarmu Yang ada di selatan, bagaimana kabarmu
Yang ada di gunung, bagaimana kabarmu Yang di sebrang lautan, bagaimana kabarmu Yang di kota-kota, bagaimana kabarmu Yang di desa-desa, bagaimana kabarmu Yang dibalik tembok, bagaimana kabarmu Yang dikolong jembatan, bagaimana kabarmu Yang dipasar-pasar, bagaimana kabarmu Yang dijalan-jalan, bagaimana kabarmu Yang tersapu badai, bagaimana kabarmu Yang terbakar matahari, bagaimana kabarmu Yang terbujur sakit, bagaimana kabarmu Yang berselimut dingin, bagaimana kabarmu
Kurindukan selalu untuk dirimu Semoga kau disana bersahaja slalu Rencong marencong, rencong marencong
Ini bukan Nitsche atau Kahlil gibran Karya sastra atau manisnya merangkai kata Tapi ini tentang suara realita Yang bangkit dari dalam neraka
Bala-bala luka jadi teman setia yang menemani Hingga larut malam dan tak mau pergi Hidup pun tak terasa lagi
Suara suara hati berteriak sekencang kencangnya suara Tak terdengar tertampar, terbungkam Dengan tawanya mesin-mesin pembunuh Oooo….oooo…ooo
Lari dan terus berlari Menggapai mimpi walau penuh kawat berduri Dan tak ada lagi tempat tuk sembunyi Derita selalu mengawasi/mengangkangi Kehidupan ini bagaikan sakit yang tak kunjung terobati
Hari kehari semakin menjadi….parah!!! Hidup Pun semakin gawat Yang kuat semakin menjadi rayap Yang tak kuat jadi santapannya rayap, Tiarap! Wainalillahi rojiun, mati!/is dead!
Waktu itu dipagi hari Di sebuah stasiun kereta api Terlihat banyak penumpang berdiri menanti
Mengantuk, lelah bercampur resah Tertampak suntuk raut wajahnya Mungkinkah mereka bisa tiba tidak terlambat kerja
Harum dan rapih penampilannya Nekad berjubel dengan sesak penumpang Bisakah mereka naik nanti itupun tak pasti
Kereta api yang dinanti-nanti penuh pastilah yaw! Tak ubahnya sekeranjang ikan-ikan teri kondisi penumpang kereta disini Walaupun penumpang tak ingat keluh hati tetap tegar berdiri
Tapi inilah sosok PT kereta api yang mau untung sendiri Dan inilah sosok sebuah negeri yang tak kenal hati nurani Dan penumpang tetap pula digerogoti, digerogoti....
Tak kenal tua muda dorong-dorongan Naik diatap bergelantungan berdesakan Dan itulah penumpang kereta yang berani tapi pasrah Jatuh kesetrum kecopetan Dan pelecahan sex yang ada di kereta Tapi hanyalah di kereta kelas ekonomi saja
Perbedaan tak lagi dipikirkan Kesetaraan dilihat sebelah mata Yang kuat dialah yang berkuasa Yang lemah dialah yang teraniaya
Perbedaan disambut dengan pukulan (o waeo…) Perbedaan disambut dengan senjata (keras kepala)
Kekuatan selalu untuk menindas Untuk membunuh, bunuh membunuh Untuk merampas, rampas merampas Untuk menghina, hina menghina
Sesungguhnya kita bukan apa-apa…. Hanya!
Hanya, hanya robot-robot Hanya, hanya predator-predator Matinya akan rasa kehidupan Kemiskinan mengisi ruang-ruang kepala Perbedaan dilihat sebagai ancaman Yang selalu disambut dengan kebencian