X

TIPS PENCARIAN LIRIK FAVORIT ANDA

ANDA MENGETAHUI JUDUL DAN NAMA PENYANYI

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI NAMA PENYANYI

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI SYAIR

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
  • Mawar

    Malam mawar tiba
    Seperti angin
    Tanpa terlihat, tapi terasa

    Malam mawar tiba
    Menjemput harapan
    Memaksa bertemu
    Dengan ajalnya

    Malam mawar tiba
    Seperti pencuri
    Tanpa suara, tapi terasa

    Malam mawar tiba
    Membungkam asa
    Malam mawar tiba
    Lalu kita lupa

    Sesungguhnya suara itu tak bisa diredam
    Mulut bisa dibungkam namun siapa mampu menghentikan nyanyian bimbang
    Dan pertanyaan-pertanyaan dari lidah jiwaku
    Suara-suara itu tak bisa dipenjarakan
    Di sana bersemayam kemerdekaan
    Apabila engkau memaksa diam
    Aku siapkan untukmu pemberontakan
    Sesungguhnya suara itu bukan perampok yang ingin merayah hartamu
    Dia ingin bicara
    Mengapa kau kokang senjata dan gemetar ketika suara-suara itu menuntut keadilan
    Sesungguhnya suara itu akan menjadi kata
    Ialah yang mengajariku bertanya
    Dan pada akhirnya tidak bisa tidak, engkau harus menjawabnya
    Apabila engkau tetap bertahan
    Aku akan memburumu seperti kutukan

    Lalu kita lupa
  • Rindu (Musikalisasi Puisi Subagio Sastrowardoyo)

    Rumah kosong
    Sudah lama ingin dihuni
    Adalah teman bicara
    Siapa saja atau apa
    Siapa saja atau apa

    Jendela, kursi (kursi)
    Atau bunga di meja
    Jendela, kursi (kursi)
    Atau bunga di meja
    Sunyi
    Menyayat seperti belati

    Jendela, kursi (kursi)
    Atau bunga di meja
    Jendela, kursi (kursi)
    Atau bunga di meja
    Sunyi
    Menyayat seperti belati

    Meminta darah
    Yang mengalir dari mimpi
    Meminta darah
    Yang mengalir dari mimpi

    Jendela, kursi (kursi)
    Atau bunga di meja
    Jendela, kursi (kursi)
    Atau bunga di meja
    Sunyi
    Menyayat seperti belati
  • Hujan Di Mimpi

    Semesta bicara tanpa bersuara
    Semesta ia kadang buta aksara
    Sepi itu indah, percayalah
    Membisu itu anugerah

    Seperti hadirmu di kala gempa
    Jujur dan tanpa bersandiwara
    Teduhnya seperti hujan di mimpi
    Berdua kita berlari

    Semesta bergulir tak kenal aral
    Seperti langkah-langkah menuju kaki langit
    Seperti genangan akankah bertahan
    Atau perlahan menjadi lautan

    Seperti hadirmu di kala gempa
    Jujur dan tanpa bersandiwara
    Teduhnya seperti hujan di mimpi
    Berdua kita berlari

    Seperti hadirmu di kala gempa
    Jujur dan tanpa bersandiwara
    Teduhnya seperti hujan di mimpi
    Berdua kita berlari
  • Sampai Jadi Debu

    Badai Tuan telah berlalu
    Salahkah ku menuntut mesra?
    Tiap pagi menjelang
    Kau di sampingku
    Ku aman ada bersama mu

    Selamanya
    Sampai kita tua
    Sampai jadi debu
    Ku di liang yang satu
    Ku di sebelahmu

    Badai Puan telah berlalu
    Salahkah ku menuntut mesra?
    Tiap taufan menyerang
    Kau di sampingku
    Kau aman ada bersama ku
  • Di Beranda

    Oh, Ibu tenang sudah
    lekas seka air matamu
    sembapmu malu dilihat tetangga

    Oh, ayah mengertilah
    Rindu ini tak terbelenggu
    Laraku setiap teringat peluknya

    Kamarnya kini teratur rapi
    Ribut suaranya tak ada lagi
    Tak usah kau cari dia tiap pagi

    Dan jika suatu saat
    Buah hatiku, buah hatimu
    Untuk sementara waktu pergi
    Usahlah kau pertanyakan ke mana kakinya kan melangkah
    Kita berdua tahu, dia pasti
    Pulang ke rumah

    Kamarnya kini teratur rapi
    Ribut suaranya tak ada lagi
    Tak usah kau cari dia tiap pagi

    Dan jika suatu saat
    Buah hatiku, buah hatimu
    Untuk sementara waktu pergi
    Usahlah kau pertanyakan ke mana kakinya kan melangkah
    Kita berdua tahu, dia pasti

    Pulang ke rumah
 
Peta Situs