Kau selalu bilang kau ingin menciptakan hal-hal seperti yang aku lakukan
You want to move the world with colour and sound
Kau ingin menggerakkan dunia dengan warna dan suara
You like the idea of translating an expression from your fingertips
Kau suka ide menerjemahkan ekspresi dari ujung jarimu
Now I didn't much like that face that you put on your canvas
Sekarang, aku tidak begitu suka ekspresi yang kau lukis di kanvasmu
And I couldn't help but say to you I said that I looked sad
Dan aku tak bisa menahan diri untuk bilang padamu bahwa aku terlihat sedih
You turned and sincerely asked 'Well why do you feel that way'?
Kau berbalik dan dengan tulus bertanya, 'Kenapa kau merasa begitu'?
I'm not like you, but I'm a lot like you
Aku tidak sepertimu, tapi aku sangat mirip denganmu
And still you make me bleed confusion right through
Dan tetap saja, kau membuatku merasakan kebingungan yang dalam
Now I've seen you lie with your head pressed to the window pane
Sekarang aku telah melihatmu terbaring dengan kepalamu menempel di kaca jendela
You exhale and trace your father's name into your breath
Kau menghembuskan napas dan menuliskan nama ayahmu dalam hembusanmu
I never knew him but you tell me that you smile the same way
Aku tidak pernah mengenalnya, tapi kau bilang kau tersenyum dengan cara yang sama
And I often wonder how men spoke before they could speak
Dan aku sering bertanya-tanya bagaimana pria berbicara sebelum mereka bisa berbicara
Using only their hands and their eyes
Hanya menggunakan tangan dan mata mereka
What would I say if I could speak with you that way?
Apa yang akan aku katakan jika aku bisa berbicara denganmu seperti itu?