Dulu sekali, ada dua orang yang membuat
one solemn vow to love honor and obey
satu janji suci untuk mencintai, menghormati, dan taat
now we got nothing but the shame
sekarang kita hanya punya rasa malu
and lame excuses
dan alasan yang tidak masuk akal
hold me down but you won't hold me back
tahan aku, tapi kau takkan bisa menghalangiku
somehow this bruise will be the last
entah bagaimana, memar ini akan menjadi yang terakhir
this bruise will be
memar ini akan menjadi
the last
yang terakhir
this bruise will be
memar ini akan menjadi
the last
yang terakhir
it's hard to talk
sulit untuk bicara
with your tongue between your teeth
dengan lidah terjepit di antara gigi
it's hard to walk
sulit untuk melangkah
with only the eggshells underneath
dengan hanya cangkang telur di bawah kaki
the stabbing of winter white will reap
rasa dingin musim dingin akan menuai
fresh abuses
penderitaan baru
hold me down but you won't hold me back
tahan aku, tapi kau takkan bisa menghalangiku
somehow this bruise will be the last
entah bagaimana, memar ini akan menjadi yang terakhir
this bruise will be
memar ini akan menjadi
the last
yang terakhir
this bruise will be
memar ini akan menjadi
the last
yang terakhir
hold me down but you won't hold me back...
tahan aku, tapi kau takkan bisa menghalangiku...
hold me down but you won't hold me back
tahan aku, tapi kau takkan bisa menghalangiku
somehow this bruise will be the last
entah bagaimana, memar ini akan menjadi yang terakhir
I'm gone, I'm never coming back
aku pergi, aku takkan kembali lagi
mark my words -
catat kata-kataku -
these black eyes
mata hitam ini
when they've healed
ketika mereka sembuh
will have seen
akan melihat
the end
akhir dari segalanya