Mengoyak kertas dengan pena yang rakus,
Carving out trees and scoring skin
Mengukir pohon dan mencetak kulit
Animals too placed in plastic cages, carted around these filthy pages
Hewan-hewan juga ditempatkan dalam kandang plastik, dibawa-bawa di halaman kotor ini
I will draw Japan
Aku akan menggambar Jepang
Spectres holding sceptres with fingers thin, empty vessels asserting,
Hantu-hantu memegang tongkat dengan jari-jari tipis, wadah kosong yang mengklaim,
We are still King, we are still King
Kami masih Raja, kami masih Raja
Black stuff running like nosebleed danger
Benda hitam mengalir seperti bahaya mimisan
Swarming towards the source of the noise
Berkerumun menuju sumber suara
I will draw Japan, with fervent hands
Aku akan menggambar Jepang, dengan tangan yang bersemangat
Black cells depict a foreign land, I draw Japan
Sel-sel hitam menggambarkan negeri asing, aku menggambar Jepang
Sleeping city emits no sound, in this compound
Kota yang terlelap tak mengeluarkan suara, di kompleks ini
No beast awalks, in this compound
Tak ada makhluk yang berjalan, di kompleks ini
No beast awalks, in this compound
Tak ada makhluk yang berjalan, di kompleks ini
I will draw Japan with a ravenous pen, hungry for oil and iron and tin
Aku akan menggambar Jepang dengan pena yang rakus, lapar akan minyak, besi, dan timah
To your left a concrete factory, smoke billows, fists punch, Victory!
Di sebelah kiri sebuah pabrik beton, asap mengepul, tinju mengepal, Kemenangan!
And my hands start shaking, and Japan starts shaking
Dan tanganku mulai bergetar, dan Jepang mulai bergetar
And I begin to draw out Japan, in the shape of a man
Dan aku mulai menggambarkan Jepang, dalam bentuk seorang pria
Seen rushing through a market town, through the compound
Terlihat bergegas melalui kota pasar, melalui kompleks
No beast awalks in this compound
Tak ada makhluk yang berjalan di kompleks ini
No beast awalks in this compound
Tak ada makhluk yang berjalan di kompleks ini