Aku masih menunggu waktu yang tepat,
to drown my fears of you,
untuk menenggelamkan ketakutanku padamu,
you can't see things my way,
kamu nggak bisa melihat dari sudut pandangku,
and you won't hear me out.
dan kamu nggak mau mendengarkan aku.
say that I'm the only one,
katakan bahwa aku satu-satunya,
out of sight in the streets that you adore...
tersembunyi di jalanan yang kamu cintai...
say goodnight,
ucapkan selamat malam,
I'm out of your mind.
aku sudah keluar dari pikiranmu.
close your eyes,
tutup matamu,
if I can't have you then no one can.
jika aku tidak bisa memilikimu, maka tidak ada yang bisa.
and it feels like your heart only wants me,
dan rasanya seperti hatimu hanya menginginkanku,
when I'm alone with you.
ketika aku sendirian denganmu.
bury the past along with... you.
kubur masa lalu bersamamu...
well I'm still waiting for compassion to be risen from the dead.
aku masih menunggu kasih sayang bangkit dari kematian.
well I can't seem to wash this blood,
aku sepertinya tidak bisa menghapus darah ini,
from off these hands.
dari tangan ini.
say goodbye,
ucapkan selamat tinggal,
I'm out of my mind.
aku sudah keluar dari pikiranku.
close your eyes,
tutup matamu,
if you can't help me then no one can.
jika kamu tidak bisa membantuku, maka tidak ada yang bisa.
(what's wrong with you?)
ada apa denganmu?
(alone with you)
sendirian denganmu
(sleep tonight, close your eyes).
tidurlah malam ini, tutup matamu.
you took the best of me and left,
kamu mengambil yang terbaik dariku dan pergi,
I should have never let you.
seharusnya aku tidak pernah membiarkanmu.
dying to see this 'til the end.
mati-matian ingin melihat ini sampai akhir.
you shut me out,
kamu mengucilkanku,
now open up,
sekarang buka diri,
and we needed then was love.
dan yang kita butuhkan saat itu hanyalah cinta.




















