Gigi di mulutku terasa seperti pisau,
and I ate you it tasted so nice.
dan aku memakanmu, rasanya enak sekali.
Can I even believe my own eyes?
Apa aku bisa percaya dengan apa yang kulihat?
And upon my horrendous insight
Dan dalam wawasan mengerikanku ini
I still felt that it was so right.
aku tetap merasa bahwa ini semua benar.
His face looks so true in this light.
Wajahnya terlihat begitu nyata dalam cahaya ini.
My teeth split the skin with a little progress!
Gigiku merobek kulit dengan sedikit kemajuan!
Demons in my head!
Iblis di kepalaku!
Are you going to kill them?
Apakah kau akan membunuh mereka?
Can you feel them?
Bisakah kau merasakannya?
I can see it so clear in his eyes.
Aku bisa melihatnya dengan jelas di matanya.
He won’t stop 'til he’s taken my life.
Dia tidak akan berhenti sampai dia mengambil nyawaku.
Do you know this is your blood not mine?
Tahukah kau ini darahmu, bukan darahku?
And his teeth in his mouth became knives.
Dan giginya di mulutnya berubah menjadi pisau.
Am I dreaming or is this real life?
Apa aku bermimpi atau ini kehidupan nyata?
His life slips away with each slice.
Hidupnya menghilang dengan setiap iris.
Let go!
Lepaskan!
I know you're mine for all of time!
Aku tahu kau milikku selamanya!