Lirik Last Communion (Terjemahan)

Ooh, ooh

Aku dulu percaya Surga itu tahan peluru
Aku dulu percaya Surga itu kebal peluru
Hanya Tuhan yang bisa mengubah lampu merah jadi biru (Hanya Tuhan yang bisa mengubah lampu merah jadi biru)
Cuma Tuhan yang bisa bikin lampu merah jadi biru
Dia sudah melukaku dalam-dalam, ingin sekali bicara padamu
Dia sudah nyayat hatiku, pengen banget ngobrol sama kamu
Hanya cinta yang bisa menusukkan pisau dengan tepat

Cinta ini seperti anak yatim yang teriak tanpa didengar
Cinta ini kayak anak yatim yang teriak tapi nggak ada yang denger
Dan tidak ada kehidupan setelah mati, tapi jika ada
Nggak ada kehidupan setelah mati, tapi kalau ada sih
Ini sudah larut malam, jadi ini waktu yang tepat
Udah malam, jadi ini waktu yang pas
Untuk bicara saat tidur, bicara saat tidur

Dan sekarang hatiku sudah mati
Dan sekarang hati ini udah mati
Dikubur di bawah setiap kata yang tak terucap
Terkubur di bawah semua kata yang nggak terucap
Dua puluh empat jam sejak "Selamat tinggal, Tuhan memberkati"
Dua puluh empat jam sejak "Selamat tinggal, semoga Tuhan memberkati"
Sebelum kita biarkan hantu itu pergi
Sebelum kita biarkan hantu itu kabur
Satu komuni terakhir, sayang
Satu komuni terakhir, sayang
(Ooh, ooh, ooh, ooh, ooh, ah)

Jadi aku melepaskannya tanpa ada orang lain di sekitar
Jadi aku biarkan pergi tanpa ada orang lain di sini
Nggak bisa lihat selamanya jatuh terpuruk
Nggak bisa lihat selamanya jatuh terpuruk
Jadi aku memalingkan kepala saat itu menyentuh tanah
Jadi aku menoleh saat itu jatuh ke tanah
Dan aku merasakannya, tapi tidak ada suara
Dan aku merasakannya, tapi nggak ada suara

Cinta ini seperti anak yatim yang teriak tanpa didengar
Cinta ini kayak anak yatim yang teriak tapi nggak ada yang denger
Dan tidak ada kehidupan setelah mati, tapi jika ada
Nggak ada kehidupan setelah mati, tapi kalau ada sih
Ini sudah larut malam, jadi ini waktu yang tepat
Udah malam, jadi ini waktu yang pas
Untuk bicara saat tidur, bicara saat tidur

Ini adalah masa yang indah
Ini adalah masa yang indah
Oh dan ya, aku tahu bahwa tidak ada yang abadi
Oh dan ya, aku tahu bahwa nggak ada yang abadi
Tapi aku tidak bisa menggerakkan diriku untuk membalik halaman itu
Tapi aku nggak bisa membalik halaman itu
Sebelum aku menaruh ciuman di atas kubur
Sebelum aku mencium kubur itu
Satu komuni terakhir, sayang
Satu komuni terakhir, sayang

Satu komuni terakhir, sayang
Satu komuni terakhir, sayang
Satu terakhir, satu terakhir, satu terakhir
Satu terakhir, satu terakhir, satu terakhir
(Satu komuni terakhir, sayang)
(Satu komuni terakhir, sayang)
Satu terakhir, satu terakhir
Satu terakhir, satu terakhir
Oh-ooh

Ini adalah permainan anak-anak
Ini adalah permainan anak-anak
Siapa yang bisa menyalakan lilin di tengah hujan tangis
Siapa yang bisa nyalain lilin di tengah hujan tangis
Tidak ada yang bisa tahu tentang kekacauan yang kita buat
Nggak ada yang bisa tahu tentang kekacauan yang kita buat
Aku menggosok, berdoa agar darahnya tidak mengotori
Aku menggosok, berdoa agar darahnya nggak bikin noda
Aku hanya membisikkan namamu
Aku hanya membisikkan namamu
Satu komuni terakhir, sayang
Satu komuni terakhir, sayang
(Ooh, ooh, ooh, ooh, ooh, ah)

Satu komuni terakhir, sayang (Oh, ya, sayang)
Satu komuni terakhir, sayang (Oh, ya, sayang)
(Ooh, ooh, ooh, ooh, ooh)
(Ooh, ooh, ooh, ooh, ooh)

Satu terakhir, satu terakhir
Satu terakhir, satu terakhir

Lirik Lagu Teddy Swims

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru