Turunkan lampu sampai redup
shelter me
perlindungi aku
turn the lamp down low
turunkan lampu sampai redup
rising up to see
bangkit untuk melihat
please don't go
tolong jangan pergi
do you feel a flame that's burning
apakah kau merasakan api yang membara
as the candle dies
saat lilin padam
do you see the spirits stirring
apakah kau melihat roh-roh bergerak
as you close your eyes
saat kau menutup mata
do you sense the slow advancement
apakah kau merasakan kemajuan yang lambat
as the twilight thins
saat senja semakin tipis
do you see the serpent dancing
apakah kau melihat ular menari
as it sheds its skin
saat ia mengganti kulitnya
turn the lamp down low
turunkan lampu sampai redup
please don't go
tolong jangan pergi
does the sun renounce its kingdom
apakah matahari melepaskan kerajaannya
as the shadows fall
saat bayangan jatuh
does a fool rejoice in wisdom
apakah seorang bodoh bersukacita dalam kebijaksanaan
when the raven calls
saat burung gagak memanggil
do you embrace the dancing clayman
apakah kau menyambut manusia tanah yang menari
as he tears your flesh
saat ia merobek dagingmu
do you hear the souls screaming
apakah kau mendengar jiwa-jiwa berteriak
in the serpent's mesh
dalam jaring ular
turn the lamp down low
turunkan lampu sampai redup
please don't go
tolong jangan pergi
do you need the consolation
apakah kau butuh penghiburan
of a dead man's hand
dari tangan seorang yang telah mati
as the tears of desolation
saat air mata kehampaan
flood a dead man's land
menggenangi tanah orang yang telah mati
do you seek your soul's redemption
apakah kau mencari penebusan jiwamu
under fervent skies
di bawah langit yang berapi-api
don't you see your own reflection
apakah kau tidak melihat bayanganmu sendiri
in the serpent's eye
di mata ular