Lirik lagu ini menggambarkan seseorang yang ngerasa nggak cocok sama dunia tempat dia hidup sekarang. Dia ngerasa "sumpek", kosong, bahkan kehilangan makna, sampai akhirnya memilih kabur bukan secara fisik, tapi lewat imajinasi. "Secret gardens" atau dunia di kepalanya jadi tempat pelarian yang aman, di mana dia bisa jadi dirinya sendiri tanpa tekanan, tanpa ekspektasi orang lain.
Menariknya, dia juga sadar kalau nostalgia atau membayangkan hidup di masa lain itu sebenarnya cuma ilusi. Mau itu masa lalu atau dunia lain, belum tentu lebih baik. Tapi tetap aja, realita yang dia hadapi sekarang terasa lebih berat, sampai-sampai dia lebih nyaman hidup di dunia yang dia ciptakan sendiri. Ini nunjukin konflik batin antara pengen kabur dan sadar kalau semua itu cuma pelarian sementara.
Di bagian akhir, vibes-nya jadi agak dalam dan relatable banget kesepian, capek, tapi tetap bilang "gue baik-baik aja". Dia memilih menyimpan semua rasa dan romantisme di dalam dirinya sendiri, bukan di dunia nyata. Intinya, lagu ini tentang struggle mental, rasa nggak belong, dan cara seseorang bertahan dengan "lari" ke dunia yang cuma dia punya.