Lagu I Almost Do dari Taylor Swift ini tuh tentang fase setelah putus yang paling nyiksa: masih sayang, tapi tahu kalau balik lagi bukan pilihan yang baik. Di sini, dia kebayang mantannya lagi ngapain, kayak duduk sendirian, capek habis hari yang panjang, bahkan mungkin masih mikirin dia juga. Itu nunjukin kalau perasaan mereka belum sepenuhnya hilang, cuma… keadaan nggak memungkinkan buat bareng lagi.
Bagian paling kena ada di "it takes everything in me not to call you". Jadi bukan karena dia nggak peduli atau udah move on, tapi justru karena dia masih peduli banget. Dia nahan diri buat nggak ngehubungin, karena takut kalau mulai lagi, bakal berakhir sama, perpisahan yang nyakitin. Jadi setiap kali dia nggak ngechat atau nggak nelepon, sebenarnya dia tuh "hampir" aja, hampir balik, hampir nyerah sama perasaan sendiri.
Intinya, lagu ini tentang self-control di tengah rasa rindu. Tentang milih untuk nggak kembali, walaupun hati masih pengen. Vibenya mellow banget, kayak tengah malam, lagi kepikiran seseorang, pengen reach out… tapi akhirnya cuma bisa diem dan bilang ke diri sendiri "aku hampir aja tadi…"