Biasanya, ketika dua orang bersama
For a long time things seem to change
Setelah lama, segalanya sepertinya berubah
It's been said that nothing good lasts forever
Dikatakan bahwa tidak ada yang baik bertahan selamanya
But this love is better every day
Tapi cinta ini semakin baik setiap harinya
We get all excited inside,
Kami merasa bersemangat di dalam,
every time that we get along
setiap kali kami akur
He still got love in his eyes,
Dia masih punya cinta di matanya,
and I still got love in my soul
dan aku masih punya cinta di jiwaku
Still, feels like the first time we met
Masih, rasanya seperti pertama kali kita bertemu
that I kissed and I told you I love you
ketika aku mencium dan bilang aku mencintaimu
We still run around like teenagers
Kami masih berlarian seperti remaja
Even though we are grown and marry with kids
Meski kami sudah dewasa, menikah, dan punya anak
We still, talk on the phone for hours when I'm away,
Kami masih, berbicara di telepon berjam-jam saat aku jauh,
He still writes letters and sends me flowers every other day,
Dia masih menulis surat dan mengirimi bunga setiap dua hari,
the question everybody asks, is how we make it last,
Pertanyaan yang sering muncul adalah bagaimana kita bisa bertahan,
I tell them I still, he still, we still
Aku bilang pada mereka, aku masih, dia masih, kita masih
Now I still smile in the morning,
Sekarang aku masih tersenyum di pagi hari,
when I realize I'm still in his arms
ketika aku sadar aku masih dalam pelukannya
We know everything about each other,
Kami tahu segalanya tentang satu sama lain,
but we still keep holding on yeah
tapi kami masih terus bertahan, ya
We never gonna break up, we be always there to make up
Kami tidak akan pernah putus, kami selalu ada untuk berdamai
as long as we stick together we climb higher
selama kita bersama, kita akan semakin tinggi
I'm gonna ride with him to the wire,
Aku akan bersamanya sampai akhir,
our love is never gonna end,
cinta kita tidak akan pernah berakhir,
we're on fire
kita sedang berapi-api
Still, feels like the first time we met
Masih, rasanya seperti pertama kali kita bertemu
that I kissed and I told you I love you
ketika aku mencium dan bilang aku mencintaimu
We still run around like teenagers
Kami masih berlarian seperti remaja
Even though we are grown and marry with kids
Meski kami sudah dewasa, menikah, dan punya anak
We still, talk on the phone for hours when I'm away,
Kami masih, berbicara di telepon berjam-jam saat aku jauh,
He still writes letters and sends me flowers every other day,
Dia masih menulis surat dan mengirimi bunga setiap dua hari,
the question everybody asks, is how we make it last,
Pertanyaan yang sering muncul adalah bagaimana kita bisa bertahan,
I tell them I still, he still, we still
Aku bilang pada mereka, aku masih, dia masih, kita masih
We go through problems just like everybody else,
Kami menghadapi masalah seperti orang lain,
but I really don't mind, 'cause it makes us keep it fresh,
tapi aku tidak keberatan, karena itu membuat segalanya tetap segar,
now it's sadder than an argument, is the thought we may have never been
sekarang, yang lebih menyedihkan daripada bertengkar, adalah pikiran bahwa kita mungkin tidak pernah ada
He is my lover, my baby's father, my lifetime partner and my friend
Dia adalah kekasihku, ayah anakku, pasangan seumur hidupku, dan temanku
Still the man of my dreams,
Masih pria dalam mimpiku,
and still the man for me,
dan masih pria yang tepat untukku,
and I'm still in love with him, so deeply,
dan aku masih sangat mencintainya,
I think I'll sing it again,
Aku rasa aku akan menyanyikannya lagi,
Still the man of my dreams,
Masih pria dalam mimpiku,
and still the man for me,
dan masih pria yang tepat untukku,
and I'm still in love with him, deep deeply
dan aku masih sangat mencintainya, sangat dalam
Still, feels like the first time we met
Masih, rasanya seperti pertama kali kita bertemu
that I kissed and I told you I love you
ketika aku mencium dan bilang aku mencintaimu