Dua diri bertemu dan bertabrakan;
You're coming off the cart (Am I coming?)
Kau turun dari kereta (Apa aku datang?)
I'm coming through. (Am I coming?)
Aku datang. (Apa aku datang?)
A torturous condition to a spin cycled submission,
Sebuah kondisi menyiksa menuju penyerahan yang berputar,
You know, sometimes it just feels better to give in.
Kau tahu, kadang lebih baik untuk menyerah.
(Sometimes, it just feels better to give in.)
(Kadang, lebih baik untuk menyerah.)
And it's all too familiar
Dan ini semua terasa sangat familiar
And it happens all the time.
Dan ini terjadi setiap saat.
All the cards begin to stack up,
Semua kartu mulai menumpuk,
Twisting heartache into fine
Memutar rasa sakit hati menjadi halus
Little pieces that avoid an awful crime,
Potongan kecil yang menghindari kejahatan yang mengerikan,
But it's you I can't deny.
Tapi kau, aku tak bisa menyangkalnya.
(You I can't deny.)
(Kau, aku tak bisa menyangkalnya.)
Dull heat rises from the sheets.
Panas membosankan muncul dari selimut.
I'm both a patient boy,
Aku adalah anak yang sabar,
Well, and a jealous man. (Am I coming?)
Ya, dan juga pria yang cemburu. (Apa aku datang?)
But double standard of suspicion
Tapi standar ganda kecurigaan
Is running deep, oh, my blue heaven,
Mengalir dalam, oh, surga biruku,
Sometimes, it just feels better to give in.
Kadang, lebih baik untuk menyerah.
(Sometimes, it just feels better to give in.)
(Kadang, lebih baik untuk menyerah.)
And it's all too familiar
Dan ini semua terasa sangat familiar
And it happens all the time.
Dan ini terjadi setiap saat.
All the cards begin to stack up,
Semua kartu mulai menumpuk,
Twisting heartache into fine
Memutar rasa sakit hati menjadi halus
Little pieces that avoid an awful crime,
Potongan kecil yang menghindari kejahatan yang mengerikan,
But it's you I can't deny.
Tapi kau, aku tak bisa menyangkalnya.
(You I can't deny.)
(Kau, aku tak bisa menyangkalnya.)
We swing and we sway
Kita berayun dan bergoyang
As this tiny voice in
Saat suara kecil ini di
My head starts to sing
Kepalaku mulai bernyanyi
You're sick, child, you are sick.
Kau sakit, nak, kau sakit.
(You're sick, child, you are sick.)
(Kau sakit, nak, kau sakit.)
You're sick, child, you are sick.
Kau sakit, nak, kau sakit.
We swing and we sway
Kita berayun dan bergoyang
As this tiny voice in
Saat suara kecil ini di
My head starts to sing
Kepalaku mulai bernyanyi
You're sick, child, you are sick.
Kau sakit, nak, kau sakit.
You're sick, child, you are ..
Kau sakit, nak, kau ..
Sick (sick), sick (sick),
Sakit (sakit), sakit (sakit),
You are sick.
Kau sakit.
We swing and we sway
Kita berayun dan bergoyang
As this tiny voice in
Saat suara kecil ini di
My head starts to sing
Kepalaku mulai bernyanyi
You're sick, child, you are sick. (Am I coming?)
Kau sakit, nak, kau sakit. (Apa aku datang?)
You're sick, child, you are sick. (Am I --)
Kau sakit, nak, kau sakit. (Apa aku --)
Coming through?
Datang?
Is this all too familiar?
Apakah ini semua terlalu familiar?
Does it happen all the time?
Apakah ini terjadi setiap saat?
I'm just asking you to hear me.
Aku hanya minta kau mendengarkanku.
Could you please, just once, just hear me?
Bisakah kau, sekali saja, mendengarkanku?
More than anything you wanted to be right.
Lebih dari apapun yang kau inginkan untuk benar.
Still it's you, you, it's you I can't deny.
Tetap saja, kau, kau, kau yang tak bisa aku sangkal.
(You I can't deny.)
(Kau, aku tak bisa menyangkalnya.)
It's you I can't deny.
Kau yang tak bisa aku sangkal.