Lirik Home ft Lee Sora (Terjemahan) - Tablo
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
When I step past my door frame, I get dizzy
Ketika aku melangkah melewati ambang pintuku, aku merasa pusing
Because it's the border to my comfort zone
Karena itu adalah batas dari zona nyamanku
The useless emotions that dirty my heart is covered with dust
Emosi yang tidak berguna yang mengotori hatiku tertutup debu
If I get out of here, there's death
Jika aku keluar dari sini, ada kematian
Because I disliked the unfamiliar happiness more than the familiar sadness, I threw away my footsteps
Karena aku lebih tidak suka kebahagiaan yang tidak familiar dibandingkan kesedihan yang sudah ku kenal, aku membuang jejak langkahku
I worry that I'll become a pair of worn shoes
Aku khawatir aku akan menjadi sepasang sepatu yang sudah usang
Because the world, time, people twistedly wear me
Karena dunia, waktu, dan orang-orang memaksa aku dengan cara yang aneh
I forget. Like the heaps of newspapers and bills in front of my door,
Aku lupa. Seperti tumpukan koran dan tagihan di depan pintuku,
Don't leave the thoughts and demands of the world in front of me
Jangan tinggalkan pikiran dan tuntutan dunia di depanku
This is my home - leave me alone
Ini rumahku - biarkan aku sendiri
Just don't come in here
Jangan masuk ke sini
* Now I cry without tears
Sekarang aku menangis tanpa air mata
Just like breathing, I cry again
Seperti bernapas, aku menangis lagi
The sadness that became a home
Kesedihan yang menjadi rumah
Though I try to take a step out, I cry at the doorstep
Meski aku berusaha melangkah keluar, aku menangis di ambang pintu
I cry, without me knowing
Aku menangis, tanpa aku sadari
Do I deserve to be happy?
Apakah aku pantas untuk bahagia?
Why have I fallen deeply into shallow scars?
Mengapa aku terjebak dalam luka yang dangkal?
Anyone may receive showers of arrows in life
Siapa pun bisa terkena hujan panah dalam hidup
But why is the target on my heart so big for me?
Tapi mengapa sasaran di hatiku begitu besar bagiku?
Emotions run from one end to another
Emosi berlari dari satu ujung ke ujung lainnya
But for a slow-paced me, I fall behind and out of breath
Tapi bagi aku yang lambat, aku tertinggal dan kehabisan napas
I cannot hold my heart and I lose the world
Aku tidak bisa menahan hatiku dan aku kehilangan dunia
A few steps more is happiness but
Beberapa langkah lagi adalah kebahagiaan, tapi
I raise each step a little more
Aku mengangkat setiap langkah sedikit lebih tinggi
Anyone can be afraid of this
Siapa pun bisa takut akan ini
But to me, it's more natural than laughter
Tapi bagiku, ini lebih alami daripada tawa
Crying is easy like breathing - the more you hold it in, your more you let out
Menangis itu mudah seperti bernapas - semakin kau menahan, semakin banyak yang kau lepaskan
Let me breathe - sadness is my home
Biarkan aku bernapas - kesedihan adalah rumahku
I want to stay here, in this place
Aku ingin tinggal di sini, di tempat ini
Even if I go out to happiness for a moment
Meski aku keluar menuju kebahagiaan sejenak
Now I know that I would want to go back
Sekarang aku tahu bahwa aku ingin kembali
* repeat
Inside my sadness that became my home,
Di dalam kesedihanku yang menjadi rumahku,
Inside my sadness that became my home, can I invite you in?
Di dalam kesedihanku yang menjadi rumahku, bisakah aku mengundangmu masuk?
* repeat
Ketika aku melangkah melewati ambang pintuku, aku merasa pusing
Because it's the border to my comfort zone
Karena itu adalah batas dari zona nyamanku
The useless emotions that dirty my heart is covered with dust
Emosi yang tidak berguna yang mengotori hatiku tertutup debu
If I get out of here, there's death
Jika aku keluar dari sini, ada kematian
Because I disliked the unfamiliar happiness more than the familiar sadness, I threw away my footsteps
Karena aku lebih tidak suka kebahagiaan yang tidak familiar dibandingkan kesedihan yang sudah ku kenal, aku membuang jejak langkahku
I worry that I'll become a pair of worn shoes
Aku khawatir aku akan menjadi sepasang sepatu yang sudah usang
Because the world, time, people twistedly wear me
Karena dunia, waktu, dan orang-orang memaksa aku dengan cara yang aneh
I forget. Like the heaps of newspapers and bills in front of my door,
Aku lupa. Seperti tumpukan koran dan tagihan di depan pintuku,
Don't leave the thoughts and demands of the world in front of me
Jangan tinggalkan pikiran dan tuntutan dunia di depanku
This is my home - leave me alone
Ini rumahku - biarkan aku sendiri
Just don't come in here
Jangan masuk ke sini
* Now I cry without tears
Sekarang aku menangis tanpa air mata
Just like breathing, I cry again
Seperti bernapas, aku menangis lagi
The sadness that became a home
Kesedihan yang menjadi rumah
Though I try to take a step out, I cry at the doorstep
Meski aku berusaha melangkah keluar, aku menangis di ambang pintu
I cry, without me knowing
Aku menangis, tanpa aku sadari
Do I deserve to be happy?
Apakah aku pantas untuk bahagia?
Why have I fallen deeply into shallow scars?
Mengapa aku terjebak dalam luka yang dangkal?
Anyone may receive showers of arrows in life
Siapa pun bisa terkena hujan panah dalam hidup
But why is the target on my heart so big for me?
Tapi mengapa sasaran di hatiku begitu besar bagiku?
Emotions run from one end to another
Emosi berlari dari satu ujung ke ujung lainnya
But for a slow-paced me, I fall behind and out of breath
Tapi bagi aku yang lambat, aku tertinggal dan kehabisan napas
I cannot hold my heart and I lose the world
Aku tidak bisa menahan hatiku dan aku kehilangan dunia
A few steps more is happiness but
Beberapa langkah lagi adalah kebahagiaan, tapi
I raise each step a little more
Aku mengangkat setiap langkah sedikit lebih tinggi
Anyone can be afraid of this
Siapa pun bisa takut akan ini
But to me, it's more natural than laughter
Tapi bagiku, ini lebih alami daripada tawa
Crying is easy like breathing - the more you hold it in, your more you let out
Menangis itu mudah seperti bernapas - semakin kau menahan, semakin banyak yang kau lepaskan
Let me breathe - sadness is my home
Biarkan aku bernapas - kesedihan adalah rumahku
I want to stay here, in this place
Aku ingin tinggal di sini, di tempat ini
Even if I go out to happiness for a moment
Meski aku keluar menuju kebahagiaan sejenak
Now I know that I would want to go back
Sekarang aku tahu bahwa aku ingin kembali
* repeat
Inside my sadness that became my home,
Di dalam kesedihanku yang menjadi rumahku,
Inside my sadness that became my home, can I invite you in?
Di dalam kesedihanku yang menjadi rumahku, bisakah aku mengundangmu masuk?
* repeat