jika cinta adalah sebuah pintu,
I've slammed it in your face,
aku telah membantingnya di wajahmu,
ran out to the balcony,
lari ke balkon,
and jumped to the ground,
dan melompat ke tanah,
I've sponged the place in gasoline,
aku telah menyiram tempat itu dengan bensin,
before igniting the foundation,
sebelum menyalakan fondasinya,
and burning it to ashes,
dan membakarnya hingga menjadi abu,
if love was a plane,
jika cinta adalah sebuah pesawat,
then I've flown it to the highest point,
maka aku telah menerbangkannya ke titik tertinggi,
but then let it come crashing down to the earth,
tapi kemudian membiarkannya jatuh ke bumi,
fasten your seatbelts, were going down,
kenakan sabuk pengamanmu, kita akan jatuh,
were going down now,
kita sedang jatuh sekarang,
if love was a child,
jika cinta adalah seorang anak,
then I've scolded him to no end,
maka aku telah memarahinya tanpa henti,
he's been filled with nothing inside,
dia telah diisi dengan ketiadaan di dalamnya,
until the day when bullets filled the emptiness inside him,
sampai hari ketika peluru mengisi kekosongan di dalam dirinya,
from his own gun,
dari senjatanya sendiri,
from his own hands,
dari tangannya sendiri,
love become the pill that stopped his shakes,
cinta menjadi pil yang menghentikan getarannya,
he's never crossed a man's face so hard,
dia belum pernah memukul wajah seorang pria sekeras itu,
love became the pill that put him under,
cinta menjadi pil yang membuatnya terpuruk,
he's never scratched a man's heart so deep,
dia belum pernah menggores hati seorang pria sedalam itu,
if love was born to die,
jika cinta dilahirkan untuk mati,
then I've buried it six feet under,
maka aku telah menguburnya enam kaki di bawah tanah,
if you take the one,
jika kau ambil satu,
and minus him bye two,
dan menguranginya dengan dua,
you got the end of the world,
kau akan mendapatkan akhir dunia,
before it's even begun,
sebelum semuanya bahkan dimulai,
although I've ed his heart,
meskipun aku telah merobek hatinya,
I can revive him with my own two hands
aku bisa menghidupkannya kembali dengan kedua tanganku sendiri.