Jika ada yang bisa menyelamatkanku
It would've been you
Seharusnya itu kamu
It would've been you
Seharusnya itu kamu
It would've been you
Seharusnya itu kamu
If anyone could've changed me
Jika ada yang bisa mengubahku
It would've been you
Seharusnya itu kamu
It would've been you
Seharusnya itu kamu
It would've been you
Seharusnya itu kamu
Would you forgive me for everything I haven't apologized for
Maukah kamu memaafkanku untuk semua yang belum kutanyakan maaf
Apologized
Yang belum aku minta maaf
I killed a part of who I was to keep you on my side
Aku mengorbankan bagian diriku agar kamu tetap di sisiku
On my side
Di sisiku
If anyone could've saved me
Jika ada yang bisa menyelamatkanku
It would've been you
Seharusnya itu kamu
It would've been you
Seharusnya itu kamu
It would've been you
Seharusnya itu kamu
Hold your tears
Tahan air matamu
For another day
Untuk hari yang lain
You can't save someone
Kamu tidak bisa menyelamatkan seseorang
Who can't be saved
Yang tidak bisa diselamatkan
If anyone could've saved me
Jika ada yang bisa menyelamatkanku
It would've been you
Seharusnya itu kamu
It would've been you
Seharusnya itu kamu
It would've been you
Seharusnya itu kamu
It should've been you
Seharusnya itu kamu
Oh, Virginia
Oh, Virginia
It should've been you
Seharusnya itu kamu
It could've been you
Seharusnya itu bisa jadi kamu
Oh, Virginia
Oh, Virginia
You...
Kamu...
Makna Lagu Would've Been You
Lirik lagu ini menggambarkan penyesalan seseorang yang merasa telah kehilangan orang yang sangat berarti dalam hidupnya. Ia sadar bahwa orang tersebut mungkin satu-satunya yang benar-benar bisa memahami, menenangkan, bahkan menyelamatkannya dari keadaan sulit. Ketika semuanya sudah berlalu, barulah muncul kesadaran bahwa orang itu memiliki peran besar dalam hidupnya.
Di dalam lagu ini juga terasa rasa bersalah yang cukup dalam. Ia menyadari ada banyak hal yang belum sempat ia minta maafkan, seolah ada bagian dari dirinya yang ia korbankan hanya untuk mempertahankan hubungan tersebut. Namun pada akhirnya, semua usaha itu tidak cukup untuk menyelamatkan hubungan mereka. Ada kesadaran pahit bahwa tidak semua orang bisa diselamatkan, bahkan oleh orang yang paling kita cintai.
Pada akhirnya lagu ini terasa seperti refleksi tentang kehilangan dan penerimaan. Ada rasa sedih karena semuanya tidak berjalan seperti yang diharapkan, tetapi juga ada pengertian bahwa beberapa hal memang tidak bisa dipaksakan. Lagu ini menggambarkan momen ketika seseorang menyadari bahwa cinta saja tidak selalu cukup untuk memperbaiki semuanya.