Aku menghabiskan sore di dalam mobil
I sit in traffic jams for hours
Aku terjebak macet berjam-jam
Don't push me
Jangan desak aku
I am not OK
Aku tidak baik-baik saja
The sky is blue most every day
Langit biru hampir setiap hari
The lemons grow like tumors they
Lemon tumbuh seperti tumor
Are tiny suns infused with sour
Mereka adalah matahari kecil yang penuh rasa asam
Lonely as a cloud
Kesepian seperti awan
In the Golden State
Di Negeri Emas
"The coldest winter that I ever saw
“Musim dingin terdingin yang pernah aku lihat
Was the summer that I spent..."
Adalah musim panas yang aku habiskan...”
The only substance is the fog
Satu-satunya yang ada adalah kabut
And it hides all that has gone wrong
Dan itu menyembunyikan semua yang salah
Can't see a thing
Tidak bisa melihat apa-apa
Inside the maze
Di dalam labirin
There is a bridge adored and famed
Ada jembatan yang dikagumi dan terkenal
The Golden spine of engineering
Punggung emas rekayasa
Who's back is heavy
Yang punggungnya berat
With my weight
Dengan bebanku
Be still this old heart
Diamlah, hati tua ini
Be still this old skin
Diamlah, kulit tua ini
Drink your last drink
Minumlah minuman terakhirmu
Sin your last sin
Bertindaklah dalam dosa terakhirmu
Sing your last song
Nyanyikan lagu terakhirmu
About the beginning
Tentang permulaan
Sing your song loud
Nyanyikan lagumu dengan keras
So the people can hear
Agar orang-orang bisa mendengar
Let's Go
Ayo
Be still this sad day
Diamlah, hari sedih ini
Be still this sad year
Diamlah, tahun sedih ini
Hope your last hope
Harapkan harapan terakhirmu
Fear your last fear
Takutlah pada ketakutan terakhirmu
You're not the only one
Kau bukan satu-satunya
Let's Go
Ayo
My falling shape will draw a line
Bentuk jatuhku akan menggambar garis
Between the blue of sea and sky
Antara birunya laut dan langit
I'm not a bird
Aku bukan burung
I'm not a plane
Aku bukan pesawat
I took the taxi to the gate
Aku naik taksi ke gerbang
I will not go to school again
Aku tidak akan pergi ke sekolah lagi
Four seconds was
Empat detik adalah
The longest wait
Menunggu terlama